Ahok Dinilai Sengaja Pakai Al Maidah Demi Pilkada, Tapi Jadi Blunder – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Ahok Dinilai Sengaja Pakai Al Maidah Demi Pilkada, Tapi Jadi Blunder

Basuki Tjahya Purnama

Basuki Tjahya Purnama

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA— Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut-sebut memang dengan nsengaja menyinggung QS Al Maidah 51 dalam sebuah acara sosialisasi budaya daya ikan di Kepulauan Seribu pada 27 September lalu. Saat itu dia masih aktif sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat Andi Arief. Menurut Andi, pernyataan tersebut dilontarkan Ahok untuk memecah 44 persen umat Islam Ibu Kota yang tidak akan memilihnya.

“Ahok cukup risau terhadap hasil survei yang pernah dilansir Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Sikap 44 persen muslim pilih Muslim itu itulah  yang merisaukan Ahok sehingga denga sengaja memancing pakai Almaidah,” cuit ‏@AndiArief_AA seperti dilansir RMOL (Jawa Pos Group).

“Dengan isu SARA/Almaidah ahok mengharapkan peruntungan alias gambling, siapa tahu bisa memcah 44 itu. Ternyata reaksi balik segede gunung,” sambungnya.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan Ahok itu harus dibayar setimpal.

“Bagi saya Ahok rela menista agama, untuk kepentingan politiknya. Ini orang berbahaya buat kebhinekaan, jangan dibalik-balik seolah-olah dia korban,” tandasnya.

Pernyataan Ahok tersebut mengundang reaksi keras dari masyarakat, tak hanya di Jakarta tapi juga di banyak daerah di Indonesia. Bahkan setidaknya sudah tiga digelar demo besar-besaran menuntut penuntasan kasus tersebut.

Ahok sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan berkasnya telah dilimpahkan Kejaksaan Agung ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Pada 13 Desember mendatang, dia akan menjalani sidang perdana selaku terdakwa.

Sebelumnya Ahok sudah meminta maaf. Dia mengaku tak bermaksud untuk melecehkan agama Islam.

“Yang pasti saya sampaikan kepada semua umat Islam, ataupun orang yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam ataupun Al Quran,” kata Ahok pada 10 Desember 2016 lalu.  (zul/rmol/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top