Unggah Profil Raja di FB, Pria Ini Jadi Korban Pertama Raja Baru yang Nyentrik – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Internasional

Unggah Profil Raja di FB, Pria Ini Jadi Korban Pertama Raja Baru yang Nyentrik

Raja baru Thailand Maha Vajiralongkorn. Foto: AFP

Raja baru Thailand Maha Vajiralongkorn. Foto: AFP

kendaripos.fajar.co.id,THAILAND—Jatupat “Pai” Boonpattararaksa harus berurusan dengan masalah hukum karena status di akun Facebook miliknya. Dia ditangkap Sabtu (3/12) gara-gara membagikan profil raja Thailand yang baru, Maha Vajiralongkorn.

Profil yang dibagikan tersebut dipublikasikan BBC Thailand. Jatupat dijerat dengan pasal mencemarkan nama baik keluarga kerajaan. Jika terbukti bersalah, dia bisa dihukum 15 tahun penjara. “Kami menangkap pelaku saat berada di kuil,” ujar Kepala Polisi di Provinsi Chaiyaphum Kolonel Polisi Jaturon Trakulpan.

BACA JUGA :  Ini Dia, Raja Rama X, Raja Baru Rakyat Thailand

Pai adalah pemimpin kelompok antijunta militer. Berulang-ulang dia memimpin aksi untuk menentang pemerintahan hasil kudeta.

Dia menjadi orang pertama yang ditangkap karena melakukan pencemaran nama baik keluarga kerajaan di bawah kepemimpinan raja yang baru. Vajiralongkorn yang dikenal nyentrik itu diangkat untuk menggantikan mendiang Raja Bhumibol Adulyadej pada Kamis (1/12).

Anon Chawalawan dari iLaw mengungkapkan bahwa penangkapan Pai agak janggal. iLaw merupakan kelompok yang memonitor kasus-kasus pelanggaran pasal 12 KUHP (pencemaran nama baik kerajaan).

BACA JUGA :  Ini Dia, Raja Rama X, Raja Baru Rakyat Thailand

Menurut dia, Pai bukan satu-satunya yang membagikan laporan BBC Thailand yang berisi profil Vajiralongkorn tersebut. Ribuan juga orang melakukannya. “Mungkin, hal tersebut dise­babkan masa lalu Pai yang melakukan protes antijunta militer,” jelas Anon.

Setelah kematian Bhumibol, junta militer memang lebih ketat memberlakukan pasal 112 KUHP. Media-media lokal sangat berhati-hati ketika memberitakan keluarga kerajaan.

BACA JUGA :  Ini Dia, Raja Rama X, Raja Baru Rakyat Thailand

BBC Thailand adalah satu di antara beberapa media asing yang mempublikasikan berita-berita tanpa filter dalam bahasa lokal. Meski penduduk bisa mengakses, biasanya mereka tidak akan mengunggah menjadi status di media sosial karena takut tertangkap. (AFP/Reuters/BBC/sha/c16/sof) 

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top