Yusril Anggap Rapat Mengkritik Pemerintah Bukan Makar – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Yusril Anggap Rapat Mengkritik Pemerintah Bukan Makar

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Polda Metro Jaya telah mengamankan 11 tokoh menjelang Aksi Super Damai 212 pada 2 Desember lalu. Pakar Hukum Tata Negara  Yusril Ihza Mahendra berpandangan bahwa apa yang dilakukan 11 tokoh itu tidak bisa disebut makar.

“Kelihatannya kalau sampai pelaksanaan makar, masih jauh lah,” ujarnya di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (4/12).

Dia menjelaskan, makar sudah diatur di pasal 87 dan pasal 107 KUHP. Dalam pasal tersebut, makar diartikan sebagai tindakan atau upaya menggulingkan pemerintahan yang sah.

BACA JUGA :  Rachmawati Benarkan Bakal Ada Aksi Pada 2 Desember di Luar 212

Adapun upaya-upaya tersebut yang dirumuskan dalam KUHP yakni, dilakukan bersama-sama, ada pemufakatan, ada tahapan perencanaan, dan tahapan pelaksanaan. Ada juga kategori orang sebagai pimpinan makar dan juga kelompoknya yang ikut dalam makar.

Namun, berbeda yang dilakukan para tokoh yang ditangkap. Adapun pertemuan pada 1 Desember di Hotel Sari Pan Pacific yang dipimpin Rachmawati Soekarnoputri dan di Universitas Bung Karno tanggal 30 November 2016 merupakan hal yang biasa saja.

BACA JUGA :  TERUNGKAP! Ternyata Para Tersangka Makar Bakal Giring Massa ke DPR, Caranya...

“Bahwa mereka melakukan rapat-rapat pertemuan kritik pemerintah itu normal saja,” pungkas Yusril.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 11 orang menjelang Aksi Super Damai 212 pada 2 Desember 2016. Delapan diantaranya dijerat pasal pemufakatan makar, satu orang dijerat pasal penghinaan presiden dan dua orang dijerat UU ITE.

Mereka diantaranya adalah musisi Ahmad Dhani, Eko Suryo Santjojo, Adityawarman Thahar, Firza Husein, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Alvin Indra, Jamran, Rizal Kobar dan Kivlan Zen.

BACA JUGA :  Polri Kantongi Bukti Aliran Dana ke Tersangka Makar

Setelah menjalani pemeriksaan di Markas Komando (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, tiga orang masih ditahan dan sisanya di pulangkan. Adapun yang masih ditahan yakni, Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. (dna/JPG)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top