Peserta Aksi 412 Mengaku Diberi Uang Lelah Rp 200 Ribu – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Peserta Aksi 412 Mengaku Diberi Uang Lelah Rp 200 Ribu

Demo 412 di Bundaran HI, Jakarta. Foto:Fathan Sinaga/JPNN/JawaPos.com

Demo 412 di Bundaran HI, Jakarta. Foto:Fathan Sinaga/JPNN/JawaPos.com

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Massa aksi bertajuk Indonesia Bersatu, menggelar kegiatan di area Car Free Day, Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/12). Peserta aksi datang dari luar jawa.

‎Salah satu peserta bernama Rahmad Aldi (40) berasal dari Gunung Singgih, Lampung Tengah. Dia mengatakan, kedatangannya ke Jakarta karena dibayar oleh koordinator lapangan.

Dia mengaku datang bersama dengan tiga ribu massa menggunakan bus.

“Yah maulah ikut, namanya juga diajak, dikasih uang lelah Rp 200 ribu untuk jajan, makan dikasih malam, siang, malam sampai pulang,” kata Aldi di Bundaran HI.

Peserta demo 412 yang merupakan anggota Garda Pemuda NasDem? di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/12). Fathan Sinaga/JPNN/JawaPos.com

Peserta demo 412 yang merupakan anggota Garda Pemuda NasDem? di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/12). Fathan Sinaga/JPNN/JawaPos.com

‎Menurutnya, dia disuruh salah satu petinggi partai untuk meramaikan demo di Jakarta. Dia menyebutkan, berangkat dari Lampung pada Sabtu (3/12) kemarin.‎

BACA JUGA :  Fahd Arafiq Tonjok Ketua Golkar DKI Usai Aksi 412

“Semuanya menjadi Garda Pemuda NasDem. Kami disuruh ikut ini, saya juga ikut-ikutan saja karena semua teman saya ikut,” terang dia.

Oleh koordinator lapangan, Aldi dan sejumlah temannya diminta untuk mengenakan baju pengamanan Garda Pemuda Nasdem.‎ “Jadi ke sini datang saja, diberi pakaian Garda ini sambil bawa bendera-bendera,” tandas dia.

Dalam aksi ini, sejumlah bendera partai politik seperti Golkar dan NasDem ikut berkibar di tengah CFD.

BACA JUGA :  4 Desember Ternyata Hari Hewan Liar

Aksi 412 di acara Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (4/12) memang diwarnai dengan atribut partai politik pendukung calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Mayoritas pedemo membawa bendera Golkar dan NasDem.

Agenda ini bertentangan dengan Peraturan Gubernur Nomor 12 tahun 2016 Pasal 7 soal Hari Bebas Kendaraan Bermotor (KBKB) yang diteken oleh Ahok.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan membenarkan bahwa atribut partai politik tidak boleh ada dalam acara Car Free Day di Bundaran HI. Sebelum aksi demo, Iriawan mengaku sudah menyampaikan kepada koordinator lapangan untuk tidak menggunakan atribut partai.

Namun faktanya, pedemo tetap membawa atribut partai. “Kemarin sudah saya sampaikan pada penyelenggara. Tapi buktinya ada di sini,” kata Iriawan di Bundaran HI.

BACA JUGA :  PNS Dimobilisasi untuk Ikut Aksi 412, DPR: Mirip Orde Baru

Pihak kepolisian, lanjut dia, tidak bisa berbuat banyak mengenai pelanggaran tersebut. Dia pun membiarkan pedemo melanjutkan aksinya sampai acara Car Free Day selesai, yakni pukul 11.00.

Iriawan mengklaim, polisi tidak punya wewenang untuk menindak pelanggaran ini. Polda Metro menyerahkannya pada Panitia Pengawas (Panwas) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Silakan Panwas dan Bawaslu menilai sendiri. Tapi yang jelas tak ada kampanye di sini. Silakan Panwaslu nilai. Yangvjelas saya sudah sampaikan,” terang dia.

Mengenai agenda demo ini, Iriawan mengaku sudah menerbitkan surat izin berkegiatan di depan umum. Selebihnya, ia hanya mengawasi jalannya demo.

“Kemarin sudah izin ke Plt Gubernur (Sumarsono). Tugas saya hanya mengamankan bersama Pak Pangdam,” tandas dia. (Mg4/jpnn/yuz/JPG)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top