Profesor Hana Divonis 16 Bulan Penjara, Dianggap…. – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Profesor Hana Divonis 16 Bulan Penjara, Dianggap….

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Mantan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sultra, Prof. Hana dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kendari menganggap,

hana-prof-sidang

Hana menyalahgunakan kewenangan, sarana yang ada padanya saat menjabat sebagai Kepala LPMP Sultra tahun 2013. Dia divonis 16 bulan penjara dan denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan. Terdakwa juga dibebankan mengganti kerugian negara sebesar Rp 182 juta lebih dan jika tak sanggup, diganti dengan hukuman enam bulan penjara.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Kendari yang sebelumnya mengganjar Hana dengan pidana 2 tahun penjara. “Mengadili dan memutuskan, terdakwa selaku KPA atau Kepala LPMP Sultra tahun 2013 terbukti secara sah dan meyakinkan menyalahgunakan kewenangannya, sehingga merugikan keuangan negara,” baca Majelis Hakim, Arwana, SH, Rabu (30/11).

Dalam puitusan tersebut, hakim menganggap Hana melakukan tindak pidana melawan hukum bersama dengan Langkulo, Aliha dan Paramita yang sebelumnya telah divonis bersalah. Mereka melaksanakan kegiatan pengadaan alat cetak modul, konsumsi, ATK dan sertifikat kurikulum tahun 2013 tanpa proses tender.

“Terdakwa sebagai KPA harusnya ikut melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan kurikulum 2013. Seharusnya juga pengadaan dilakukan secara tender,” kata Arwana. Bersama Langkulo, Aliha dan Paramita, Hana terbukti melaksanakan kegiatan dengan membuat strategi agar anggaran yang sebenarnya bernilai miliaran rupiah dibagi per item sehingga menjadi kurang dari Rp 200 juta agar tak ditender.

Atas putusan tersebut, Penasehat Hukum terdakwa, Munir Yunus, SH dan Dahlan Moga, SH mengaku masih pikir-pikir. SIkap yang sama juga diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendari, Tajudin, SH, kemarin. (b/ade)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top