Festival Pulau Bokori Pukau Wisatawan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Festival Pulau Bokori Pukau Wisatawan

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Selama dua hari di akhir pekan lalu, wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bokori benar-benar terhibur. Rangkaian kegiatan Festival Pesona Pulau Bokori sejak tanggal 29 hingga 30 Oktober memberikan kenangan.

f-hl-lomba-balap-katinting-4

Selama event digelar, warga menikmati berbagai acara hiburan, perlombaan hingga atraksi pagelaran budaya khas suku Bajo. Apalagi festival yang akan menjadi kalender tahunan ini dikemas berbeda. Untuk menyemarakkan acara, pemerintah turut melibatkan warga sekitar.

Pembukaan Festival Pesona Pulau Bokori terbilang cukup sederhana. Bila tahun 2015, cukup banyak pejabat lingkup Pemprov yang hadir, maka tahun ini terlihat beberapa orang saja. Bahkan hanya dibuka Asisten I Setprov Sultra. Sementara tahun lalu dibuka oleh Gubernur Sultra, H Nur Alam. Namun dari segi kesemarakan acara, pelaksanaannya lebih menghibur.

Asisten I Setprov Sultra, Safaruddin Safaa mengatakan Festival Pesona Pulau Bokori merupakan agenda promosi wisata daerah. Dengan potensi destinasi wisata alamnya, pemerintah ingin mengembangkan objek wisata di Sultra. Paling tidak, menyejajarkan kepariwisataan dengan sektor unggulan pemerintah. Seperti pertambangan, pertanian dan jasa keuangan. Upaya itu telah direspon pemerintah pusat. Sultra telah masuk dalam 16 daerah pengembangan kawasan strategis.

“Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah konsen membenahi potensi destinasi wisata. Salah satunya, Pulau Bokori. Makanya, sejumlah event nasional digelar di pulau ini. Tahun lalu, pemerintah menggelar turnamen Volley Pantai. Selanjutnya, pelaksanaan Lasqi dan festival keraton nasional. Pemerintah berharap Pulau Bokori bisa semakindikenal,” kata mantan Pj Bupati Wakatobi itu saat membuka Festival Pesona Pulau Bokori, Sabtu (29/10).

Dalam mengembangkan destinasi pulau ini kata mantan Kepala Inspektorat Buton, pemerintah tidak ingin berjalan sendiri. Masyarakat sekitar pulau akan dilibatkan. Dengan begitu, ada rasa kepedulian dari warga. Pemerintah ingin warga tidak hanya menjadi objek, namun juga subjek.

Ketua Panitia, Herawati mengatakan dalam Festival Pulau Bokori, pihaknya menggelar berbagai kompetisi seperti lomba gitar akustik, memancing dan permainan tradisonal warga suku Bajo. Lomba memancing akan diikuti peserta dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Dari 168 peserta, dua peserta bahkan berasal dari Australia dan Singapura. Sementera 28 peserta berasal dari 9 provinsi dan selebihnya peserta lokal.

“Minat peserta mengikuti lomba memancing cukup besar. Bokori fishing tournament ini menarik peserta dari berbagai daerah. Pengunjung juga menyaksikan atraksi budaya warga lokal seperti lomba balap perahu (katinting) suku bajo, engrang, bola gotong dan tarian tradisonal lulo pantai,” kata Kabid Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Sultra itu. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top