Dua Hari, SAR Kendari Evakuasi Tiga Kapal Mati Mesin – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Dua Hari, SAR Kendari Evakuasi Tiga Kapal Mati Mesin

Tim SAR Kendari saat hendak mengevakuasi salah satu kapal yang mengalami mati mesin. HUMAS SAR FOR KENDARI POS

Tim SAR Kendari saat hendak mengevakuasi salah satu kapal yang mengalami mati mesin.
HUMAS SAR FOR KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Search and Rescue (SAR) Kendari terus proaktif memberikan pertolongan pada masyarakat yang mengalami musibah di perairan. Sejak Sabtu (29/10) hingga Minggu (30/10), SAR Kendari berhasil melakukan penyelamatan pada tiga insiden laut. Dari tiga kejadian tersebut, tim SAR mengevakuasi 18 penumpang dan anak buah kapal, termasuk salah satunya adalah long boat milik peserta Festival Bokori Fishing yang mengalami mati mesin di Perairan Saponda.

Kapala SAR Kendari, Amiruddin melalui Humasnya, Wahyudi merinci, awalnya tim penyelamat mengevakuasi KN Cahaya Abadi 01 GT 06 yang mengalami mati mesin di Perairan Moramo. Laporan kejadian pada kapal pencari ikan tersebut pertamakali diterima dari Aswan, petugas di Pelabuhan Perikanan Samudera sekitar 18.10 Wita. “Setelah mendapatkan laporan, SAR langsung melakukan pencarian menggunakan kapal RIB. Pukul 20.00 Wita, kapal nelayan dengan jumlah penumpang enam orang berhasil ditemukan dan langsung dilakukan evakuasi di pelabuhan Bungkutoko,” jelas Wahyudi.

Untuk insiden kedua yang waktunya bersamaan dengan musibah pertama, pihak SAR mendapat informasi dari Faisal, penumpang di Longboat yang sedang mengikuti kejuaraan memancing di Pulau Bokori. “Katanya kapal yang mereka pakai mati mesin di perairan utara Pulau Saponda Laut. Pukul 22.26 Wita, kapal mereka berhasil kami temukan dan langsung dievakuasi ke Bokori,” jelas pria yang akrab disapa Yudhi itu.

Peristiwa terakhir terjadi di perairan karang Kapota kurang lebih 13 mil dari Pulau Wanci. Longboat yang biasa digunakan mengantarkan penumpang tersebut mengalami kebocoran pada bodi kapal. Laporan diterima pihak SAR dari seorang personil Polres Wakatobi bernama Djabal. “Delapan penumpangnya selamat dan telah kami temukan,” tandasnya. (kamaruddin d)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top