Tony Jangan Ngotot ! Pemprov akan Tolak Usulan Calon Sekda Baru – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Timur

Tony Jangan Ngotot ! Pemprov akan Tolak Usulan Calon Sekda Baru

Lukman Abunawas

Lukman Abunawas

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Tony Herbiansyah diminta berbesar hati. Keputusannya menolak mengembalikan posisi Anwar Sanusi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) dan lebih memilih menyeleksi calon baru, tidak akan menyelesaikan masalah. Pemprov Sultra tak akan mengubah keputusan sebelum Anwar Sanusi dikembali ke posisinya. Makanya, usulan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra untuk menyeleksi ulang Sekda Koltim akan ditepis.

“Provinsi tidak akan berubah sikap. Kalau mau ajukan lagi, silahkan. Tapi jangan terlalu banyak berharap. Usulan seleksi Sekda yang lalu saja, masih kita pending. Bagaimana mau diusulkan lagi,” tandas H Lukman Abunawas, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, Jumat (28/10).

Sikap Pemprov kata mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe ini, sudah jelas. Sebelum dikembalikan, permintaan Pemkab Koltim tidak akan diproses. Atas dasar itu, Wakil Gubernur (Wagub) telah melayangkan surat peringatan. Intinya, jabatan Sekda yang tengah diduduki Asisten III Syamsul Bahri harus diserahkan ke Anwar Sanusi. Bila ini tidak diindahkan, ini merupakan pembangkangan kedua. Sebelum ini, Gubernur pernah memberikan peringatan.

“Surat Wagub itu, merupakan kelanjutan dari peringatan gubernur. Harusnya, teguran ini segera dilaksanakan. Makanya, setiap usulan Pemkab tidak pernah diindahkan. Gubernur menginginkan agar statusnya terlebih dahulu dikembalikan. Nanti setelah 5 atau 6 bulan setelah dikembalikan, selanjutnya terserah Pemkab Koltim,” jelas mantan Bupati Konawe dua periode ini.

Mantan Ketua DPC Partai Golkar Konawe ini berharap, Tony berbesar hati. Pada dasarnya, provinsi bukan bermaksud untuk berpihak namun lebih pada menegakan aturan. Pemprov pun tak bisa menutup mata. Jika demikian, provinsi bisa dianggap melakukan pembiaran. Bila masih diindahkan, provinsi akan melakukan langkah selanjutnya. Kemungkinan, Wagub akan melayangkan surat peringatan kedua.

“Tidak hanya pak gubernur dan Wagub, surat penjelasan pemerintah telah ditembuskan ke BKD Koltim. Sayangnya, tidak diindahkan. Saya minta ini menjadi bentuk perhatian. Kalau kita sama-sama mempertahankan argumentasi, maka tidak akan ada jalan keluarnya. Bila demikian, bukan tidak mungkin akan berujuang sanksi. Di sisi lain, saya pun tidak berani melanjutkan permintaan pemkab Koltim tanpa ada restu pimpinan,” tandasnya. (mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top