Kampanye Pilkada Dimulai, Ayo Damai..!! – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Kampanye Pilkada Dimulai, Ayo Damai..!!

kantor-kpu-2

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Mulai hari ini, 28 Oktober 2016, hingar-bingar gelaran Pilkada resmi ditabuh. Sesuai jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), kandidat calon kepala daerah se Indonesia, termasuk 17 pasangan calon dari tujuh wilayah di Sultra akan mulai berkampanye hingga 11 Februari 2017 mendatang, atau tiga hari sebelum pencoblosan digelar.

Regulasi terkait pelaksanaan kampanye pun telah diatur oleh peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) agar seluruh pasangan calon dapat mendapatkan kesempatan yang sama dalam menyelenggarakan kampanye guna mendulang simpati masyarakat. “Ini ajang penawarkan visi misi dan program dari pasangan calon untuk meyakinkan pemilih,” kata Komisioner KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir.

Kampanye, kata Abdul Natsir, mengatakan, dilaksanakan berdasarkan prinsip jujur, terbuka, dan dialogis. Ia menambahkan, berdasarkan peraturan KPU kampanye juga merupakan wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Berdasarkan tahapan, kata dia, masa kampanye pilkada 2017 resmi bergulir 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang. Tentunya, seluruh hak dan kewajiban pasangan calan dalam masa kampanye juga telah diatur dan itu perlu diperhatikan.

Dosen Non Aktif Universitas Halu Oleo ini menambahkan, jika ada pejabat atau anggota DPRD yang masuk dalam tim juru kampanye wajib mengajukan cuti jika mendamping pasangan calon tertentu dalam mendulang simpatisan masyarakat. “Biasanya ada pejabat negara atau anggota DPRD seperti Wali Kota atau Bupati tetapi merangkap sebagai ketua partai politik dan mengusung salah satu pasangan calon. Jika mau terlibat dalam kampanye harus mengajukan cuti sebagaimana kententuan yang berlaku,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Ojo ini menambahkan, selama masa kampanye berlangsung juga beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh seluruh pasangan calon selama melakukan kampanye. Seperti, menghina seseorang berkaitan agama, suku, ras, golongan, melakukan kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, merusak atau menghilangkan Alat Peraga Kampanye. La Ode Abdul Natsir menambahkan, kampanye dilaksanakan ada dalam pertemuan terbatas pasangan calon maksimal menghadirkan seribu peserta. Sedangkan untuk kampanye akbar, lanjutnya, setiap pasangan calon diberikan satu kali kesempatan. Kendati kampanye akbar, pasangan calon tetap menghadirkan massa kampanye sesuai dengan kapasitas ruangan atau pun lapangan yang digunakan.

Selain itu, pasangan calon juga akan mengikuti debat kandidat secara terbuka sebanyak tiga kali dan disiarkan live oleh media mitra atau ditayakan melalui siaran tunda “Yang perlu dicatat pasangan calon tidak bisa memobilisasi massa dengan menggunakan bayar-membayar itu tidak dibolehkan. Kalau pun melakukan mobiliasi cukup menyediakan kendaraan untuk mengangkut massa dihadirkan ke lokasi kampanye,” tambahnya.
Ojo menambahkan, seluruh KPUD di tujuh kabupaten/kota saat ini telah menetapkan lokasi kampanye untuk seluruh pasangan calon secara adil dan merata. “KPUD meminta masukan Pemda melalui lurah atau kepala desa. Merekalah yang mengusulkan titik kampanye dan alat peraga kampanye layak untuk disebar. Setelah itu, KPUD melakukan rapat koordinasi bersama pasangan calon untuk mentapkan mana-mana saja titik kampanye,” terangnya.

Mantan Ketua KPU Kota Kendari itu menuturkan, terkait pengadaan alat peraga kampanye sepenuhnya difasilitasi oleh KPUD masing-masing di daerah. Kendati massa kampanye bakal resmi bergulir, pihaknya belum dapat memastikan apakah pengadaan alat peraga kampanye bakal ada tetap waktu. “Pengadaan APK dan bahan kampanye kemungkinan terlambat. Saya berharap pasangan calon dapat memahami hal tersebut, mengingat pengadaannya baru dieksekusi setelah penetapan pasangan calon dan pencabutan nomor urut,” katanya.
Ojo berharap, kendati alat peraga dan bahan kampanye belum disebar, pihaknya meminta pasangan tetap mengadakan kampanye untuk bergerak memaparkan visi dan misi bermaksud mendulang simpatisan masyarakat sesuai dengan titik kampanya yang ditetapkan. “Untuk pengadaan bahan kampanye meliputi selebaran, serta brosur dan pamflet pasangan calon. Kemudian pengadaan alat peraga kampanye seperti baliho, umbul-umbul, dan spanduk paslon,” tambahnya.

Di Kota Kendari, hari ini akan memulai masa kampanye dengan deklarasi kampanye damai. Ketua KPU Kendari, Hayani Imbu deklarasi ini menjadi bentuk komitmen awal bahwa bersama-sama berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang tertib dan aman. “Setidaknya ada komitmen seluruh paslon dan seluruh tim pemenangan dan pendukung. Kita berharap pada kampanye nanti sampai hari H pemungutan suara, tidak ada hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkada,” ujar Hayani Imbu, Kamis (27/10) kemarin.  Alumni Universitas Halu Oleo ini menambahkan, pada deklarasi kampanye damai tersebut seluruh tim pemenang pasangan calon dan partai pengusung diwajibkan hadir. “Pelaksanaan deklarasi damai diikuti paslon dan pendukung. Tiga paslon akan membacakan naksah komitmen kampanye damai sekaligus membubuhkan tanda tangan,” kata Hayani Imbu.
Deklarasai damai tidak hanya sebatas ikrar semata namun benar-benar diaplikasikan. Seluruh paslon berkomitmen menjaga stabilitas politik dan keamanan selama masa kampanye berlangsung. Kemudian, berjanji akan mematuhi jadwal dan prosedur tahapan pilkada.
Sedangkan di Muna Barat (Mubar) kampanye damai sudah dilakukan kemarin (27/10) di Lapangan Guali. Ketua KPU Mubar, Al Munardin mengatakan kampanye damai digelar untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar Pilkada berjalan sukses. “Kami berkomitmen menyelenggarakan Pilkada sesuai perundang-undangan. Kalau ada masalah, kita berharap dapat diselesaikan dengan elegan dan sesuai peraturan,” kata Al Munardin, kemarin.
Dalam deklarasi kampanye damai, paslon LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani dan LM Ihsan Ridwan-La Nika ikut bertandatangan di baliho berukuran besar. Begitu pula dengan ketua dan anggota KPU, serta Pj Bupati Muna Barat, Rony Yakob, Kapolres Muna, AKPB Yudith S Hananta, Dandim 1416 Muna, Letkol ARH Hendra Gunawan dan Ketua Panwas Mubar Amiruddin.(had/yaf/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top