Terlibat Dugaan Korupsi Rp 6,1 Miliar, Lima Mantan Komisioner KPU Konawe Ditahan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Terlibat Dugaan Korupsi Rp 6,1 Miliar, Lima Mantan Komisioner KPU Konawe Ditahan

ILUSTRASI

ILUSTRASI

kendaripos.fajar.co.id, UNAAHA- Proses panjang pengusutan yang dilakukan Penyidik Tipikor Polres Konawe atas kasus dugaan korupsi dana hibah pemilihan bupati oleh KPU Konawe
tahun 2013 akhirnya menemui titik terang. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para tersangka dinyatakan P21.
Kelima mantan komisioner KPU tersebut adalah Sukiman Tosugi, Bislan, Rudiasin, Hajaratul Aswad, dan Suhardin. Mereka langsung digiring menuju Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe untuk proses hukum selanjutnya. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam, para tersangka langsung ditahan.
Berdasarkan hasil pantauan, sesaat sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, para tersangka terlebih dahulu memenuhi panggilan Penyidik Tipikor Polres Konawe, sekitar pukul 10.00 Wita. Kelima tersangka tidak datang bersamaan. Suhardin dan Rudiasin tersangka yang terlebih dahulu datang ke Polres, disusul Bislan, Sukiman dan Hajaratul 30 menit selanjutnya.

Sekitar pukul 12.00 wita, para tersangka barulah dilimpahkan ke kejaksaan. Saat tiba di Kejaksaan, para tersangka langsung dipersilahkan masuk di ruangan Pidana Khusus untuk pemeriksaan selanjutnya.
Para tersangka tidak diperbolehkan keluar masuk ruangan. Bahkan makan siang mereka disantap dalam ruangan tersebut. Selain jaksa penyidik dan para tersangka, yang tidak
berkepentingan tidak diizinkan memasuki ruangan tersebut. Setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam, para tersangka
digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Unaaha untuk dilakukan penahanan.
Kapolres Konawe, AKBP Jemi Junaidi menjelaskan, kasus dugaan korupsi KPU mulai disidik sejak 2013 lalu, hingga 2016 dengan menetapkan tujuh tersangka yakni Bendahara dan Sekretaris, serta lima Komisioner KPU saat itu.  Dalam kasus ini ditemukan kerugian negara sekitar Rp 6,1 miliar. Untuk BAPnya di pisah menjadi dua berkas, pertama hanya Sukiman Tosugi yang merupakan mantan Ketua KPU, sementara empat tersangka lainnya satu berkas. “Soal penahanan para tersangka, itu merupakan wewenang kejaksaan. Karena berkas dan tersangkanya telah kami limpahkan sepenuhnya kepada jaksa untuk proses penuntutan,” katanya.
Sementara itu, Kajari Konawe, Saiful Bahri Siregar membenarkan  telah melakukan penahanan kepada lima tersangka.
Alasannya, perkara tersebut merupakan
korupsi terbesar khusus untuk tingkatan KPUD, sehingga menyita banyak perhatian publik yang mengikuti jalannya proses penyelidikan kasus itu mulai dari kepolisian. “Setelah menerima pelimpahan dari kepolisian, kami langsung sedikit
meminta keterangan kepada para tersangka, selanjutnya kami melakukan penahanan. Sekarang tinggal merampungkan berkas untuk selanjutnya di kirim di Pengadilan Tipikor untuk tahap penuntutan,” katanya. (dedy finafiskar)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top