Tahun 2017, Masuk Pulau Bokori Sudah Harus Bayar Retribusi – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Tahun 2017, Masuk Pulau Bokori Sudah Harus Bayar Retribusi

Pulau Bokori

Pulau Bokori

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Upaya pemerintah memperkenalkan Pulau Bokori mulai membuahkan hasil. Kendati masih banyak yang perlu dibenahi, namun tak menurunkan niat warga berkunjung di pulau seluas 2,7 hektar ini. Setiap bulan warga yang berkunjung diperkirakan mencapai lima ribuan. Sayangnya, potensi sumber penerimaan daerah ini belum dilirik. Pemda terkesan masih ragu-ragu Pulau Bokori dikelola secara profesional. Padahal cukup banyak event yang telah dan akan digelar di pulau ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sultra, Zainal Koedoes menepis tudingan pemerintah kurang merespon peluang itu. Belum dikenakan biaya retribusi lebih disebabkan karena destinasi wisata ini masih dalam tahap pembenahan. Apalagi pangsa pasar Pulau Bokori bukan hanya wisatawan lokal namun juga dari manca negara. Makanya, semua fasilitasnya harus dilengkapi. Hingga kini, pembangunan sarana masih terus dilakukan.

“Sambil melengkapi fasilitas yang ada, pemerintah tidak tinggal diam. Saat ini, tengah disusun rancangan peraturan gubernur (Pergub). Regulasi ini yang nantinya akan menjadi acuan pengelolaan Pulau Bokori. Diperkirakan, bulan November sudah bisa diajukan. Namun untuk penerapannya, kemungkinan baru akan dilaksanakan tahun 2017,” kata mantan Kepala Biro Ortala dan Kepegawaian Setprov Sultra usai melakukan pertemuan dengan Wagub, Selasa (25/10).

Untuk tahap awal, pengelolaan Pulau Bokori akan ditangani Pemda. Pasalnya, masih banyak fasilitas di Pulau B yang harus dilengkapi. Sementara di Pulau A, sudah cukup. Tahun ini, pemerintah membangun empat unit cottage. Dengan begitu, total cottage menjadi 14 tempat. Hanya saja, tambahan fasilitas ini belum bisa digunakan. Pasalnya, fasilitas cottage belum dilengkapi. Namun untuk 9 cottage lainnya, sudah bisa digunakan.
“Kalau yang baru dibangun, tahun depan dianggarkan. Begitupun dengan fasilitas lainnya seperti listrik dan air bersih. Pasokan listrik di Pulau Bokori masih akan ditambah. Saat ini, kapasitas dayanya sudah memadai atau sekitar 30 ribu watt. Namun untuk menyupai pulau A dan B, harus ditambah. Demikian halnya dengan air bersih,” kata Zainal. Selain melengkapi fasilitas, pemerintah konsen melakukan promosi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah rutin menggelar event Pulau Bokori pada bulan November. (amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top