Gelapkan Dana Royalti PT PLM, RJ Soehandoyo Jadi DPO – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Gelapkan Dana Royalti PT PLM, RJ Soehandoyo Jadi DPO

Surat DPO RJ Suhandoyo yang diterbitkan Polres Bombana

Surat DPO RJ Suhandoyo yang diterbitkan Polres Bombana

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Masalah royalti di PT Panca Logam Makmur (PLM) tidak hanya diusut aparat hukum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Namun persoalan ini juga menjadi atensi dari penyidik reskrim Polres Bombana. Polisi mengusut dugaan penggelapan dan pencurian dana royalti di perusahaan emas Bombana itu.

Tidak main-main, dalam perkara tersebut, polisi tidak hanya menetapkan RJ. Soehandoyo sebagai tersangka, mantan Komisaris PT PLM itu, juga ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Surat penetapan DPO itu, dikeluarkan polisi sejak 5 Oktober 2016 lalu. Surat DPO dengan nomor polisi DPO/03/X/2016/Reskrim tersebut, ditandatangani AKBP Hery Susanto, S.I.K, Kapolres Bombana.

Dalam surat DPO itu, disebutkan RJ Soehandoyo melanggar pasal 374 KUHP subsider 372 KUHP dan atau pasal 362 KUHP. Selain itu, penetapan DPO merupakan tindak lanjut dari permintaan Reskrim Polres Bombana dengan nomor polisi LP/65/XII/2015 tanggal 22 Desember 2015. DPO RJ Soehandoyo dilakukan untuk dimintai keterangan sebagai tersangka dan di serahkan kepada satuan Reskrim Polres setempat. “Iya, Soehandoyo, ditetapkan sebagai DPO atas dugaan penggelapan dana royalti serta dugaan pencurian emas,” kata Kapolres Bombana, AKBP Heri Susanto.

Informasi yang dihimpun, RJ Soehandoyo menguasai operasional PT PLM tahun 2012-2015 tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selama menguasai perusahaan, tak hanya mengabaikan laporan pertanggungjawaban ke pemilik saham, RJ Soehandoyo juga mengabaikan pembayaran Royalti senilai Rp 8,9 miliar. Pembayaran royalti hanya dilakukan triwulan I, II, dan III tahun 2012, sementara triwulan IV 2012 hingga triwulan I tahun 2015 tidak dibayarkan.

Pada saat perusahaan diambil alih direksi hasil RUPS yang sah, ternyata banyak keuangan perusahaan yang diduga digunakan secara pribadi oleh RJ Soehandoyo. Dengan penghasilan perusahaan saat itu, dianggap seharusnya PT PLM sudah menuntaskan tunggakan royalti ke pemerintah. Direksi PT PLM pun akhirkan melaporkan kasus tersebut ke polisi sebagai dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan. (nur)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top