DIjebloskan ke Rutan Unaaha, Berkas Perkara Kontraktor Pasar Sampara Dirampungkan – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

DIjebloskan ke Rutan Unaaha, Berkas Perkara Kontraktor Pasar Sampara Dirampungkan

DPO tersangka kasus korupsi pembangunan Pasar Sampara, Andie Faried Salatang (memakai topi) saat tiba di Bandara Haluoleo dan hendak digelandang menuju Kejari Konawe.

DPO tersangka kasus korupsi pembangunan Pasar Sampara, Andie Faried Salatang (memakai topi) saat tiba di Bandara Haluoleo dan hendak digelandang menuju Kejari Konawe.

kendaripos.fajar.co.id, UNAAHA-Setelah ditangkap tim Kejaksaan Agung pada rumah kontrakannya di Bukit Baruga, Antang, Makkasar, Andie Faried Salatang langsung dijemput aparat Kejari Konawe. Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Sampara yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak beberapa bulan lalu itu pun kini sudah mendekam di rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Unaaha sejak pukul 23.00 Wita, Kamis (20/10).

Untuk melanjutkan proses kasus korupsi Pasar Sampara, pihak Kejari Konawe kini telah menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan pada Andie Faried Salatang selaku pimpinan PT Rezki Karya Pembangunan yang mengerjakan proyek tersebut hingga merugikan negara Rp 1,7 miliar. “Setelah itu kami segera limpahkan berkasnya untuk disidangkan di Pengadilan Tipikor Kendari. Sebelumnya, kami sudah menahan dua tersangka yakni Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Muh. Yasin dan Muh. Syarifuddin selaku Pejabat Pembuat Komitmen. Dan terakhir yang kita amankan Kontraktor Andie Faried Salatang ini. Berita Acara pemeriksaannya segera rampung,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe, Syaiful Bahri Siregar melalui Kepala Seksi Intelijen, Ikhwan, kemarin.

Seperti diketahui, jaksa Konawe sudah mencari Andi Faried sejak tiga bulan lalu dan kemudian masuk dalam DPO. Setelah beberapakali pencarian, ia pun ditemukan pada Rabu (19/10) lalu sekitar pukul 12.00 Wita. Proses pencarian tersangka memang menyulitkan jaksa, karena selalu berpindah-pindah tempat ke beberapa daerah. Proyek pembangunan Pasar Sampara yang dikerjakan kontraktor itu bernilai kontrak Rp 10 miliar dan bersumber dari APBN tahun 2015. Namun dalam pengerjaannya, beberapa item tidak sesuai spesifikasi hingga menimbulkan indikasi kerugian negara sekitar Rp 1,7 miliar. (dedy)

Komentar

komentar

1 Comment

1 Comment

  1. Arsan

    22 Okt 16 22:04 at 22:04

    Sabar menghadapi cobaan bos… Semua cobaan takkan lebih besar dari kemampuan manusia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top