Lama DPO , Kontraktor Pasar Sampara Ditangkap di Makassar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Lama DPO , Kontraktor Pasar Sampara Ditangkap di Makassar

Tersangka Andi Farid Salattang (memakai topi) saat tiba di Bandara Haluoleo dan hendak digelandang menuju Kejari Konawe.

Tersangka Andi Farid Salattang (memakai topi) saat tiba di Bandara Haluoleo dan hendak digelandang menuju Kejari Konawe.

 
kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Setelah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Konawe, selama empat bulan, Direktur PT Karya Pembangunan Reski, Andi Farid Salattang akhirnya ditemukan. Pelaksana pembangunan Pasar Sampara, Konawe dengan anggaran Rp 9 miliar itu diamankan di kediamannya di Perumahan Bukit Baru kawasan Nipa-nipa Raya, Kecamatan Antang, Makassar pada Rabu (19/10) sekitar pukul 12.00 Wita oleh Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) yang sebelumnya berkordinasi dengan pihak Kejari Konawe.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Konawe, Sahrir, SH yang ditemui di Bandara Haluoleo Kamis (20/10) usai menjemput tersangka korupsi itu di Kejari Makassar menjelaskan, yang bersangkutan tiga kali mangkir dalam pemeriksaan sebagai saksi kasus Korupsi pembangunan Pasar Sampara dengan kerugian negara mencapai Rp 4,22 miliar.

“Karena mangkir, kemudian kami tetapkan sebagai DPO. Selanjutnya untuk melakukan pencarian terhadap pelaku, kami berkordinasi dengan Kejagung. Penangkapan pelaku adalah pencarian ketiga setelah ditetapkan masuk DPO. Karena dua kali pencarian pelaku berhasil lolos, dan yang terakhir ini baru berhasil diamankan,” kata Sahir, kemarin.

Mantan Kasipidsus Kejari Konawe Selatan itu juga menjelaskan, proses penangkapan dilakukan setelah mendapat informasi dari keluarga tersangka yang sebelumnya telah berkomunikasi dengan Tim Kejagung. “Dalam rumah pelaku ada istri dan dua anaknya, pelaku saat ditangkap sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri. Namun karena lokasi tersebut sudah dikepung, tidak bisa lolos,” tuturnya.

Sebelumnya pihak Kejari Konawe telah menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi pembangunan pasar yang kontrak pekerjaannya dilakukan Oktober tahun 2015 lalu. Mereka adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Muhammad Yasin serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sahrudin. ” Kasus ini terus kami kembangkan, dan kemungkinan akan ada tersangka tambahan, karena kontraktor tersebut masih dalam pemeriksaan. Tersangka juga akan diperiksa sebagai saksi pada kasus lain dan tersangka,” tandas Sahir. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top