Sri Mulyani Pangkas Anggaran Kemenkeu Rp 1,4 Triliun – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Ekonomi & Bisnis

Sri Mulyani Pangkas Anggaran Kemenkeu Rp 1,4 Triliun

Menkeu Sri Mulyani. foto:JPNN

Menkeu Sri Mulyani. foto:JPNN

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA – Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 2017 dipangkas sebesar Rp 1,4 triliun menjadi Rp 40,77 triliun.

Pemangkasan yang disetujui DPR itu merupakan bagian dari rencana pemotongan RAPBN 2017 sebanyak Rp 20,8 triliun.

’’Kami coba ketatkan anggaran. Melakukan efisiensi di Kementerian Keuangan dalam menjalankan fungsi yang penting,’’ ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI di gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Sekjen Kemenkeu Hadiyanto menambahkan, pagu alokasi anggaran Kemenkeu yang diusulkan ke Komisi XI tercatat Rp 40,77 triliun.

Sementara itu, yang berasal dari rupiah murni Rp 28,10 triliun, Badan Layanan Umum (BLU) Rp 12,58 triliun, dan Rp 89,32 miliar dari pinjaman hibah luar negeri (PHLN).

Hadiyanto menuturkan, pemangkasan anggaran Rp 1,4 triliun berasal dari penghematan belanja barang dan belanja modal.

Belanja barang, contohnya, perjalanan dinas dalam dan luar negeri, transportasi dalam kota, konsinyering, honorarium, serta belanja pemeliharaan.

’’Penghematan-penghematan ini baik berasal dari pengurangan jumlah atau kuantitas dan frekuensi. Sementara penghematan untuk belanja modal seperti renovasi bangunan dan pembelian kendaraan dinas yang tidak dilaksanakan,’’ tuturnya.

Usulan pemangkasan anggaran tersebut langsung disetujui DPR.

’’Komisi XI menyetujui pagu anggaran Kemenkeu Rp 40,77 triliun, terdiri atas rupiah murni Rp 28,10 triliun, Badan Layanan Umum (BLU) Rp 12,58 triliun, dan Rp 89,32 miliar dari pinjaman hibah luar negeri (PHLN),’’ kata Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng.

Sebagai informasi, selain Kemenkeu, pemangkasan anggaran terbesar terjadi pada anggaran Kemen PUPR, Kemenhub, Kemenhan, Polri, dan Kementerian Pertanian.

Besaran pemangkasan setiap K/L (kementerian/lembaga) tersebut Rp 3,75 triliun, Rp 2,75 triliun, Rp 2,5 triliun, Rp 2,3 triliun, dan Rp 1,8 triliun.

Selain itu, pemangkasan dilakukan terhadap KKP sebesar Rp 801,4 miliar, Kemensos Rp 800 miliar, Kemenag Rp 576,8 miliar, dan Mahkamah Agung Rp 362,9 miliar.

Pemerintah sengaja menyesuaikan belanja tahun depan dilakukan lebih awal agar dalam pelaksanaan anggaran tahun depan tidak ada lagi pemotongan belanja yang bisa mengganggu pelaksanaan APBN 2017.

Dengan pemangkasan tersebut, pemerintah berharap anggaran belanja pada 2018 bisa disusun dengan pagu normal.

Dengan demikian, anggaran K/L yang diusulkan pemerintah tahun depan tercatat Rp 737,62 triliun.

Sementara itu, usulan anggaran K/L sebelumnya dalam RAPBN 2017 mencapai Rp 758,38 triliun. (ken/c15/sof)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top