PILREK UHO! Lanjut atau Penjaringan Ulang Masih Tunggu Putusan Menteri – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Edukasi

PILREK UHO! Lanjut atau Penjaringan Ulang Masih Tunggu Putusan Menteri

Gedung Rektorat UHO

Gedung Rektorat UHO

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Kelanjutan pemilihan rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) belum mendapatkan kepastian sampai saat ini. Panitia Pilrek masih menunggu fatwa dari Menristekdikti Muhammad Nasir. Pihak kementerian telah memberikan sinyal bahwa Pilrek akan dilanjutkan dalam waktu dekat.

Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof Dr Hilaluddin Hanafi mengatakan, pihaknya telah meminta petunjuk Kemenristekdikti terkait nasib Pilrek UHO. “Saya sudah tanyakan. Katanya, tidak lama lagi setelah pelaksanaan Peksiminas. Dalam waktu dekat lah. Kementerian juga meminta kami menunggu,” ungkap Prof Hilaluddin Hanafi saat dihubungi Selasa (18/10).

Guru besar FKIP UHO itu menambahkan, panitia bisa melanjutkan pelaksanaan Pilrek setelah ada keputusan dari menteri. “Apakah akan dilakukan penjaringan ulang calon rektor atau hanya melanjutkan Pilrek tahap dua yang sempat tertunda, semua tergantung keputusan menteri,” katanya.

Wakil Rektor II UHO itu tidak memungkiri potensi terjadinya penjaringan ulang calon rektor. Termasuk kemungkinan pengurangan anggota senat yang akan memberikan hak suara. Meski demikian, belum ada kepastian dari kementerian langkah lebih lanjut tentang pelaksanaan Pilrek UHO. “Apapun instruksi dari Kemenristekdikti, itulah yang akan dilakukan panitia. Kalau ada laporan baru dari Kemenristek soal Pilrek, maka panitia akan laporkan ke anggota senat UHO,” kata Hilal-sapaan-Hilaluddin Hanafi.

Jika saja, lanjut Hilal, keputusan menteri harus dilakukan penjaringan ulang, maka ada sepuluh daftar nama yang ikut bertarung. Lalu kemudian mengerucut menjadi tiga nama. Tapi bila Kemenristekdikti meminta untuk melanjutkan Pilrek, maka senat akan memilih satu dari tiga calon, yakni Dr Zamrun, Prof Buyung Sarita dan Prof La Rianda. “Kemungkinan-kemungkinan tersebut bisa saja terjadi,” cetusnya.

Pada prinsipnya, ia sepakat dengan keputusan Kemenristekdikti yang meminta untuk menyelesaikan persoalan yang ada di UHO. “Saya sepakat dengan permintaan Kemenristek agar di clearkan dulu masalah di UHO. Setelah semua sudah jelas, baru kita lanjutkan kembali. Daripada ada rusuh-rusuh, karena ini semua demi kemaslahatan umat,” katanya. (ramadan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top