Mencekam, Ratusan Pendekar Ngamuk, Mobil Patroli Polisi Hancur – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Aneka

Mencekam, Ratusan Pendekar Ngamuk, Mobil Patroli Polisi Hancur

 RUSAK TOTAL: Mobil patroli Polsek Dawarblandong yang dirusak massa. FOTO:KHUDORI/RADAR MOJOKERTO


RUSAK TOTAL: Mobil patroli Polsek Dawarblandong yang dirusak massa. FOTO:KHUDORI/RADAR MOJOKERTO

kendaripos.fajar.co.id,MOJOKERTO—Rencana akan ada serangan balik dari kelompok massa diduga anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate PSHT akhirnya terjadi juga Senin (17/10) malam. Ratusan massa dari Lamongan, Gresik dan Bojonegoro mencoba merangsek ke wilayah Jetis dari Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto akhirnya berhadapan dengan anggota kepolisian.

Sejatinya para masa itu hendak melampiaskan dendamnya lantaran beberapa hari sebelumnya sempat dihadang warga saat akan melintasi simpang empat Kupang, Kecamatan Jetis. Satu orang pendekar pun tewas.

Nah, ternyata petugas kepolisian yang mengadang massa PSHT Senin lalu kalah jumlah. Petugas akhirnya memilih mundur. Massa yang diperkirakan berjumlah 200 an orang ini akhirnya meluapkan sasaran kepada anggota kepolisian yang berusaha menghadang.

Sebanyak 15 anggota Polsek Dawarblandong berusaha menghalau rombongan massa di Dusun Sidokerto, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong agar tidak bergerak menuju wilayah Jetis pun jadi sasaran.

Mobil patroli yang sebelumnya ditumpangi petugas akhirnya dirusak. Menggunakan peralatan seperti parang dan sajam lainnya, aksi pengerusakan mobil milik keamanan itu hancur. Kaca bagian depan pecah, sedangkan beberapa bodi mobil penyok dan tidak utuh lagi akibat sabetan parang.

Beruntung, aksi brutal ini tidak menjalar kepada petugas. Mereka akhirnya berhasil dipukul mundur setelah satu pleton anggota Sabhara Polresta Mojokerto diterjunkan ke lokasi. Selain untuk memberikan bantuan, ratusan petugas ini juga ditugaskan menangkap para pelaku pengerusakan.

”Sebenarnya kami mau menghadang massa yang akan menuju ke wilayah Jetis. Tapi, karena kita (polisi) kalah jumlah, akhirnya diputuskan mundur. Dan, mobil patroli yang jadi sasaran mereka (massa, Red),” kata Kapolresta Mojokerto AKBP Nyoman Budiarja saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto, Selasa (18/10) pukul 03.00 tadi.

”Ya, mereka memang membawa beragam senjata tajam,” tandasnya. Hingga saat ini, kondisi keamanan di wilayah Dawarblandong dan Jetis masih dalam keadaan siaga. (ris)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top