Nah Lho…Izin Dua Perusahaan Taksi Baru Disoal – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Nah Lho…Izin Dua Perusahaan Taksi Baru Disoal

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Hadirnya dua Perusahaan Otobus (PO) taksi baru di Kendari mengundang keluhan dari PO lainnya. Adalah Taksi Ana Ugi dan Bosowa yang izin prinsip operasinya diperkirakan keluar Juni lalu.

download-4

Sebelumnya, Kendari hanya memiliki 4 PO taksi yakni Reski Buana, Datraco, Agung, dan Ade taksi. Bertambahnya PO itu dinilai melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku, juga berdampak pada kerugian bagi PO yang sudah ada. Sebab, jumlah jasa angkutan dan penggunanya sudah tak berimbang lagi.

Keluhan para pengusaha angkutan taksi itu disampaikan oleh Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda), Rakhmad Buyung. Kata dia, pihaknya sudah melayangkan surat aduan kepada Dishub Kota Kendari namun hingga dua pekan tidak ada respon dari leading sektor tersebut. “Bahkan kita mau ketemu pa wali tidak juga difasilitasi, padahal kita hanya mau sharing, sebab hemat kita ada pelanggaran disini, kenapa izin prinsipnya bisa keluar, sementara tidak ada evaluasi di lapangan dulu,” jelasnya.

Rakhmad Buyung menyangsikan bila Dishub sudah menggelar evaluasi lapangan. Sebab, dalam Keputusan Mentri Perhungan No.35 tahun 2003 jelas mengatakan bahwa evaluasi lalulintas harus melibatkan organisasi kemasyarakatan terkait dalam hal ini Organda. “Kita tidak pernah dilibatkan, tiba-tiba kita lihat sudah beroperasi, loh berarti kita dianggap organisasi tak legal dong,” sindirnya.

Organda mendesak Dishub untuk kembali mengevaluasi keluarnya izin operasi dua PO taksi itu. Bila tidak, aksi demonstrasi para sopir akan terus terjadi. “Pendapatan mereka menurun drastis, ini bukti bahwa tidak ada lagi keseimbangan antara jumlah angkutan dengan penumpang itu,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Sjarif Sajang belum mengomentari detail keluhan Organda itu. Dalam pertemuan dengan beberapa sopir angkot 10 Oktober kemarin, Sjarif tak mau terlalu banyak menyinggung PO taksi sebab, dalam forum tersebut para pengusaha taksi tak hadir.

“Soal taksi akan kita bahas dalam pertemuan lain, kita urus angkot dulu,” ujarnya. Meski begitu, Sjarif memastikan semua izin yang dikeluarkan oleh Dishub baik itu izin trayek angkot maupun izin prinsip taksi itu sudah melewati tahap-tahap evaluasi. “Yang keluarkan izin itu Pemkot, ditanda tangani oleh walikota, dan itu akan terjadi kalau syarat-syaratnya terpenuhi,” lanjutnya. (ely)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top