Air Mata Bahagia Sambut Jamaah Haji Sultra – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Air Mata Bahagia Sambut Jamaah Haji Sultra

Jamaah haii kloter 19 yang tiba di Bandara Haluoleo, Senin (10/10)

Jamaah haii kloter 19 yang tiba di Bandara Haluoleo, Senin (10/10). Foto M Syuhada

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Sebanyak 553 jamaah haji kloter 19 telah tiba di Kendari, Senin (10/10). Dua kali penerbangan membawa rombongan kloter 19 tersebut yakni penerbangan pukul 06.00 Wita dan penerbangan pukul 10.00 Wita. Mereka langsung ke Asrama Haji Kendari dan dijemput keluarganya masing-masing.

Sementara, di Embarkasi Makassar, 453 jamaah haji Sultra yang tergabung dalam kloter 20 juga telah tiba, kemarin. Mereka akan diberangkatkan ke Sultra hari ini melalui Bandara Betoambari, Halu Oleo dan penyeberangan Kolaka Utara. Kloter 20 berasal dari Kabupaten Kolaka Utara, Baubau, Buton, dan Muna.

Saat jamaah haji kloter 20 tiba pukul 13. 25 Wita di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Mereka langsung menuju Asrama Haji Sudiang. Jamaah haji itu disambut dengan keluarganya yang telah menunggu sejak pukul 08.15 Wita di depan Asrama Haji. Air mata bahagia dari para jamaah haji dan keluarga tak bisa terbendung. Mereka saling sapa di pagar bandara. Meski dihalangi pagar dan pengawalan ketat dari kepolisian namun jamaah dan keluarga berusaha saling memeluk. Mereka pun menerobos pagar pembatas antara jamaah dan pengunjung. Air mata mereka bercucuran.

Karena suasana semakin tak terkendali akhirnya jamaah haji dibiarkan menemui keluarganya. Mereka saling berpelukan, air mata bahagia menetes karena jamaah haji yang 40 hari menunaikan ibadah haji sudah kembali berkumpul bersama keluarga. Namun, kesempatan bertatap hanya sesaat karena mereka harus segera menuju aula Asrama Haji Sudiang untuk mengikuti seremonial penyambutan kloter 20 yang dipimpin Karo Kesra Pemprov Sultra KH Mursyidin.

“Saya dari Kolaka Utara datang menjemput orang tua yang berangkat haji. Namanya Aisyah. Jadi kami jemput saja di sini, karena langsung berangkat menuju Siwa untuk kembali ke kampung halaman” tandas seorang wanita yang mengaku anak Aisyah. Ia bersama keluarga sudah datang sejak pagi. Kehadiraan orang tua yang baru saja usai menunaikan rukun haji telah ditunggu.
Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar, Dr Yuspiana mengatakan para jamaah harus menjaga nama baik gelar haji yang melekat. Karena haji adalah cerminan seluruh umat muslim. “Kalau berbuat salah bukan kita yang dicela tapi agama kita yang dicela. Karena haji adalah syiar agama. Karena itu jagalah prilaku kita dimasyarakat,” ujar dia.

Ia mengingatkan kepada ratusan haji itu untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah dan hubungan sesama manusia. Biasanya penyakit yang baru pulang dari tanah suci yakni ketiduran saat pagi hari. “Makanya saat Subuh nanti jangan ketiduran, jangan sampai lalaikan salat Subuh. Kalau bisa dijaga keimanannya maka tahun depan keimanannya lebih baik,” cetusnya. Yang terpenting hubungan sesama manusia. Bagaimana menjaga interaksi sosial, jaga hubungan dengan tetangga.

Karo Kesra Pemprov Sultra, KH Mursyidin meminta agar jamaah senantiasa menjaga gelar haji mabrurnya. Tindakan yang dilakukan harus menjadi contoh di masyarakat. Ia mengatakan jamaah haji asal Sultra yang tersisa hanya kloter 21. Jumlahnya 452 orang, nanti hari ini (Selasa, red) mereka akan tiba di Embarkasi Makassar. (ramadan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top