KRI Bimasuci Pengganti Dewaruci Ternyata Tidak Dibuat di Indonesia – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Aneka

KRI Bimasuci Pengganti Dewaruci Ternyata Tidak Dibuat di Indonesia

GAGAH: Gambaran KRI Bimasuci yang sedang dibuat di galangan Contrucion Navales Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Foto; Dok Dispenal

GAGAH: Gambaran KRI Bimasuci yang sedang dibuat di galangan Contrucion Navales Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Foto; Dok Dispenal

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—Pengadaan kapal layar latih TNI AL memasuki babak baru. Kolonel Laut (P) Sutarmono dipercaya menjabat Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan (Satgas Yekda) Kapal Layar Latih Luar Negeri.

Perwira menengah TNI itu sebelumnya menduduki posisi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Panglima Armatim. Seremoni penyerahan jabatan berlangsung Rabu (5/10) di Gedung Candrasa, Mako Armatim, Ujung, Surabaya.

”Proses ini (penyerahan jabatan) diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan dalam menjalankan roda organisasi,” terang Pangarmatim Laksda TNI Darwanto sebagaimana dilansir Dinas Penerangan Koarmatim.

Penunjukan Komandan Satgas Yekda Kapal Layar Latih di Spanyol kepada Sutarmono terasa pas. Mantan Kepala Staf Gugus Keamanan Laut Armatim itu sebelumnya malang melintang di kapal layar.

Sutarmono pernah mengomandani KRI Arung Samudera dan KRI Dewaruci. Bahkan dia menjabat perwira pelaksana atau orang kedua di KRI Samudera kala pelayaran 13 bulan keliling dunia 1996 di bawah komandan kala itu Mayor Darwanto (kini Pangarmatim).

Sebagai Komandan Satgas Yekda, Sutarmono mengawal pembangunan KRI Bimasuci. Kapal layar tiang tinggi itu menjalani tahap pemotongan perdana baja (steel cutting) pada medio November 2015.

Lokasinya di galangan Contrucion Navales Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Kemudian proses peletakan lunas (keel laying) pada 27 Januari 2016. Tahapan itu sebagai tanda dimulainya pembangunan KRI Bimasuci.

Tradisi yang melekat pada setiap pembangunan kapal angkatan laut berikutnya adalah peluncuran (launching) dan peresmian kapal (commissioning).

Sutarmono diharapkan dapat menyukseskan program tersebut. hingga kapal diseberangkan para pengawak ke pangkalan di Surabaya.

KRI Bimasuci diproyeksikan menggantikan peran kapal layar legendaris KRI Dewaruci yang sudah lebih dari enam dasawarsa “membidani” lahirnya perwira alumnus Akademi Angkatan Laut.

Pihak galangan kapal dijadwalkan me-launching KRI Bimasuci pada awal Oktober 2016. Kemudian, kapal layar itu akan menjalani tahap harbour trial dan sea trial antara Januari-Mei 2017.

KRI Bimasuci merupakan kapal layar kelas barque. Yakni, kapal layar yang memiliki dua tiang dengan layar persegi. Kapal layar tiang tinggi ini memiliki panjang 110 meter dan lebar 13,5.

Bandingkan dengan KRI Dewaruci berdimensi panjang 58 meter dan lebar 8 meter yang pernah dipimpin mantan Komandan Lanal Yogyakarta itu.Dengan ketinggian mencapai 50 meter, KRI Bimasuci jauh lebih menjulang dibanding KRI Dewaruci dengan tiang tertinggi 35 meter. (sep/JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top