Kapolda Jamin Pilkada 2017 Tanpa PSU seperti di Muna – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Kapolda Jamin Pilkada 2017 Tanpa PSU seperti di Muna

Kapolda Sultra, Brigjend Agung Sabar Santoso saat menyampaikan sambutan dalam Deklarasi Damai Parpol Pengusung Paslon, kemarin. Kapolda meminta semua elemen mengawal Pilkada berjalan aman tanpa riak. Foto: KOMAR/KENDARI POS

Kapolda Sultra, Brigjend Agung Sabar Santoso saat menyampaikan sambutan dalam Deklarasi Damai Parpol Pengusung Paslon, kemarin. Kapolda meminta semua elemen mengawal Pilkada berjalan aman tanpa riak. Foto: KOMAR/KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Penyelenggaraan Pilkada menelan anggaran hingga miliaran rupiah. Semua pihak menginginkan Pilkada berjalan aman dan sukses. Tak ada riak dan sengketa, apalagi berujung pada Pemungutan Suara Ulang seperti yang terjadi di Pilkada Muna.

Kapolda Sultra, Brigjend Pol Agung Sabar Santoso mengatakan upaya menyukseskan Pilkada hingga berlangsung aman bukan tanggung jawab aparat keamanan dan KPU semata. Tetapi semua elemen masyarakat punya tanggung jawab itu. Kapolda berjanji akan menjaga keamanan Pilkada serentak tahun 2017. Dia juga menjamin Pilkada serentak ini berjalan dengan baik dari tahun-tahun sebelumnya dan yang pasti tak akan ada lagi PSU seperti di Kabupaten Muna yang menghabiskan anggaran hingga Rp 8 miliar.

Menurut Kapolda, PSU bukan hanya menghabiskan anggaran, tetapi juga mengakibatkan beberapa insiden yang merugikan masyarakat. “Nah, tanpa kerjasama semua pihak, kami yang memiliki kekuatan personel tak ada apa-apanya. Oleh karena itu sinergitas harus kita bangun. Untuk itu kami menggelar kegiatan deklarasi damai ini bersama seluruh stakeholder,” ujar Brigjend Pol Agung Sabar Santoso, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Deklarasi Damai Parpol Pengusung Paslon di Grand Clarion Hotel Kendari, Kamis (6/10) kemarin.

Deklarasi damai itu digelar untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Pilkada serentak di tujuh daerah di Sultra agar Pilkada berlangsung baik, aman tanpa dampak negatif.

Jenderal berbintang satu itu menjelaskan mengingat penting dan strategisnya penyelenggaraan Pilkada bagi keberlangsungan kepemimpinan di daerah maka pada konteks inilah Polda Sultra bertanggung jawab untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelengaraan Pilkada 2017. “Dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari seluruh stakeholder baik penyelenggara ataupun pengawas Pilkada, pemerintah daerah, unsur TNI, parpol, paslon dan seluruh lapisan masyarakat sehingga tahapan Pilkada bisa berjalan baik,” ungkap mantan Direktur Kerjasama Badan Narkotika Nasional ini dihadapan pimpinan parpol, paslon, kapolres jajaran Polda Sultra dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda).

Brigjend Pol Agung Sabar Santoso menambahkan Polri, TNI dan dan aparatur negara lainnya harus menjaga netralitas. Dia juga menjamin personel polisi di jajaran Polda Sultra bersikap netral di Pilkada. Mantan Wakapolda Lampung itu menceritakan dirinya pernah meminta seorang kapolsek untuk pindah tempat tinggal sementara demi menjaga netralitas. Sebab, rumah kapolsek berdampingan dengan salah seorang kontestan Pilkada tahun lalu.

“Untuk netral saya akan jamin, bukan hanya itu kami juga mengimbau pihak penyelenggara agar selalu waspada dan teliti dalam pelaksanaan Pilkada nanti untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Salah satunya PSU, terjadinya PSU karena adanya kesalahan dan kami akan bekerjasama meminimalisir semua itu,”tegasnya. (komar)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top