Jupe Makin Sensitif – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Selebritas

Jupe Makin Sensitif

Julia Perez

Julia Perez

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA – Sejak divonis menderita kanker mulut rahim, Julia Perez banyak berubah.

Antara lain, makin care dan empati terhadap sesama survivor kanker. Selain itu, pelantun Belah Duren tersebut lebih sensitif.

Jupe –sapaannya– sering menangis, terutama jika di-bully ketika sedang live di Bigo.

Jupe memang sering menggunakan media sosial berbasis live streaming itu. Baik untuk mengabarkan berbagai aktivitasnya kepada fans maupun sekadar memberi tahu kondisi terkininya.

Sayangnya, ketika sedang live, dia menerima banyak komentar negatif. Biasanya, komentarnya terkait dengan sakitnya, wajahnya yang pucat, atau kepalanya yang kini botak.

’’Saat ada hinaan itu, saya sensitif, menangis,’’ curhat Jupe ketika ditemui di Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (4/10).

Menurut Jupe, kondisinya seperti itu karena ingin mendukung anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker layaknya dirinya yang masih dalam masa penyembuhan.

Jupe menangis bukan karena mengasihani dirinya. Namun, dia langsung terpikir anak-anak yang masih berjuang melawan penyakitnya.

Jupe menilai para netizen yang mengoloknya tidak mempunyai empati dengan para pejuang kanker.

’’Yang dibutuhkan para pejuang kanker itu semangat. Nggak pantas dihina,’’ ungkapnya.

Adik Jupe, Della Wulan Astreani, justru merasa geram. Apalagi saat ada yang berkomentar kapan Jupe meninggal.

Menurut dia, hal tersebut tidak pantas dikatakan di media sosial yang anonim sekalipun. ’’Kalau nggak ada yang mau dikomen, jangan komen apa pun lah,’’ ketusnya.

Jupe kini memang ditemani adik-adiknya. Jupe selalu didampingi Della saat menjalani kemoterapi. Adiknya yang lain, Nia Anggia, lebih cerewet untuk mengontrol obat yang masuk ke tubuh Jupe.

Dia tidak membiarkan pelantun Aku Rapopo itu hanya mengonsumsi obat kimia. Anggi banyak mencari tahu di internet dan ikut berkonsultasi dengan dokter.

’’Aku cerewet soal pengobatan herbal. Aku kombinasiin aja yang herbal sama kimia,’’ katanya. (glo/c20/na)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top