Modus Baru Kirim Sabu, Eeeh… Ketahuan – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Modus Baru Kirim Sabu, Eeeh… Ketahuan

kendaripos.fajar.co.id. KENDARI– Jajaran Polsek Kemaraya berhasil menggagalkan peredaran Narkoba jenis sabu-sabu seberat 22 gram. Barang haram itu diduga berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan dan dibawa oleh sebuah moda angkutan lintas provinsi dan tiba di Kendari, Minggu (2/10) lalu sekitar pukul 18.30 Wita. Sabu-sabu itu dikemas dalam sebuah dus sepatu. Seorang kurir bernama Herman alias Zul yang berdomisili di Jalan Baronang, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat pun diamankan.

pelaku-narkoba-baju-hijau-2

Kapolsek Kemaraya, Iptu Jimi Fernando yang ditemui Senin (3/10) menjelaskan, penangkapan bermula saat pihaknya menerima informasi dari kepolisian di Sulawesi Selatan bahwa ada sebuah pengiriman yang diduga paket sabu. “Langsung kami kroscek dan betul ada pengiriman tersebut. Setelah barang yang dimaksud datang, kami stand by di kantor perwakilan bus itu menunggu siapa yang akan datang mengambil barang tersebut. Beberapa jam kemudian tersangka datang mengambil sabu-sabu itu,” ungkapnya, kemarin.

Setelah melihat Zul mengambil barang, polisi pun langsung melakukan penangkapan. Dalam dus sepatu itu, polisi melihat tulisan, barang tersebut ditujukan pada Dany di BTN Asri Cendana, Anduonohu. “Jadi di dalam dus sepatu itu ada bungkus pasta gigi, kertas kosong, mobil mainan dan amplop. Sabu-sabu sudah dipaketkan dan dibungkus dalam amplop itu. Setelah melakukan penggeledahan tersangka kami bawa di Mapolsek untuk diperiksa,” sambung Kapolsek.

Kepada polisi, Herman alias Zul mengaku, ia hanya disuruh seseorang berinisial MN yang adalah tahanan Rutan Kelas II A Kendari untuk mengambil paket kiriman di PO Bus. “Hasil penyelidikan sementara, palaku adalah kurir dan hanya mengikuti arahan MN yang katanya tahanan Rutan. Pelaku kalau menjual barang haram tersebut dengan cara sistem tempel. Kasus ini akan kami kembangkan untuk melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang disebut itu,” tandas Jimi Fernando. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top