KPUD Umumkan Lolos Kesehatan Paslon Hari Ini – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

KPUD Umumkan Lolos Kesehatan Paslon Hari Ini

Pj Dirut RSUD Sultra, Hamra menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pada KPU kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak. Foto: M Syuhada/Kendari Pos

Pj Dirut RSUD Sultra, dr Yusup Hamra  menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan pada KPU kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak. Foto: M Syuhada/Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Penyerahan hasil laboratorium tes narkoba 11 bakal pasangan calon kepala daerah molor tiga jam. Jadwalnya, delegasi BNN RI akan menyerahkan hasil tersebut ke KPU Sultra sekira pukul 20.00 Wita. Penyerahan dilaksanakan sekira pukul 23.00 Wita, Minggu malam (2/10).

Hasil pemeriksaan bebas narkoba tersebut diserahkan oleh Kepala BNN Provinsi Sultra, Kombes Fauzan Jamil kepada Komisioner KPU Sultra. Penyerahan itu turut disaksikan Direktur RSU Bahteramas dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra. Meskipun telah diserahkan secara resmi, KPU belum mengumumkannya sebelum dilakukan pleno. Hari ini, hasil pemeriksaan narkoba akan disampaikan ke publik termasuk hasil tes kesehatan dan psikologi.

Komisioner KPU Sultra, Iwan Rompo mengatakan bukan hanya 19 Paslon yang menunggu hasil pemeriksaan kesehatan tapi seluruh masyarakat Sultra. Katanya, hasil pemeriksaan kesehatan, psikologi dan narkoba yang akan diumumkan oleh KPU kabupaten/kota akan menjawab semua rumor yang berkembang selama ini. Ia mengatakan, tes ulang narkoba bakal Paslon dari tiga daerah hanya karena aspek teknis. BNN RI hanya menilai, pengambilan sample yang dilakukan BNNP Sultra masih kurang.

Soal hasil pemeriksaan tes narkoba, kata dia Kepala BNNP Sultra, Kombes Fauzan saja tidak tahu hasilnya. Karena hanya membawa map hasil pemeriksaan yang dilakukan BNN pusat dan masih tersegel rapi. Hasilnya nanti bisa diperoleh dari keterangan kepada KPU kabupaten/kota pasca mereka pleno, hari ini (3/10).

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah menambahkan, nanti KPU yang plenokan apakah calon memenuhi syarat atau tidak. Ketentuannya ada pada hasil pemeriksaan kesehatan, KPU hanya kesimpulan saja. Kalau ada komplain, kata dia nanti dikoordinasikan kembali ke RSU Bahteramas, IDI, BNN, dan Himpsi.

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan bakal calon kepala daerah (Cakada) RSUD Bahteramas, dr Didin Rohidin, berharap pemeriksaan yang dilakukan hasilnya baik. Ke depan KPU dan RSU Bahteramas, kerjasamanya bisa dilanjutkan dengan persiapan teknis yang lebih baik. “Kami sudah dapat hasilnya dan diserahkan kepada KPU,” ujarnya.

Kepala BNNP Sultra, Kombes Fauzan Jamil mengatakan pukul 11.00 WIB baru mendapat hasil dari Laboratorium BNN RI. Hasil itu langsung dibawa ke bandara pukul 15.00 WIB dan tiba di Kendari sekira pukul 20.00 Wita. Keterlambatan penyerahan karena ada surat pengantar yang harus diselesaikan. Hasil pemeriksaan, kata dia, pihaknya juga belum diketahui.

Ia mengklaim BNN melakukan pemeriksaan secara independen. Dalan kop surat yang tertulis bukan hasil pemeriksaan bebas penyalahgunaan narkoba tapi surat keterangan pemeriksaan narkotika. Meskipun tiga sampel diperiksa, yakni urine, darah dan rambut. Tapi pihaknya hanya memeriksa saat itu saja. “Pada hari apa dan jam berapa. Karena yang kami periksa hanya sampel saat diperiksa. Kalau saat itu dia bersih kita mau bagaimana. Rambut ini kan terus tumbuh, bisa saja mereka sudah cukur,” tandasnya.

Bila yang bersangkutan menggunakan enam bulan lalu, apakah sulit diketahui? Dia mengatakan itu tergantung dari rambutnya. Dalam ilmu kimia, kata dia, rambut menyimpan pigmen yang bisa mengidentifikasi apakah seseorang bersih atau tidak dari narkoba. Kalau ada bukti seseorang memakai dihari kemudian dan ada laporan yang masuk maka akan dilakukan proses hukum. “Kami sampaikan ini adalah data yang sangat akurat dan paten. Karena laboratorium BNN masuk standar internasional,” ujarnya.

“Surat keterangan hasil pemeriksaan rambut dan darah ditandatangani pimpinan BNN. Jangan timbul opini-opini yang menimbulkan keresahan. Ia mengajak semua kalangan untuk menjaga bersama lingkungan ini. Saya dengan calon tidak saling mengenal. Kecuali saat melaksanakan tugas di kabupaten. BNN melakukannya dengan independen, tidak ada toleransi, pertemanan dan emosional. Kalau ada laporan seseorang yang menggunakan narkoba silakan sampaikan kepada kami. Karena kami terbuka,” imbuhnya.

Sementara, Kabag Humas BNN, Kombes Pol Slamet mengatakan, hasil uji laboratorium tersebut sudah ada sejak Sabtu, (1/9). Hanya 1 x 24 jam hasil dari pemeriksaan tersebut telah ada hasilnya. Saat dikonfirmasi soal proses verifikasi bebas narkoba bagi calon kepala daerah di Sultra, Slamet enggan berkomentar. “Saya rasa itu hal yang tak dapat dibuka di publik. BNN tak memiliki hak untuk membuka hasil pemeriksaan tersebut. KPU sebagai pemohon yang berhak untuk mempublikasikan hasil pemeriksaan tersebut,” jelasnya.

Slamet hanya berharap pemeriksaan kesehatan bebas dari narkoba dapat menghasilkan Kepala daerah yang kedepan dapat menaruh perhatian terhadap bahaya narkoba. Untuk itu, Slamet mengatakan pemeriksaan bebas narkoba ini menjadi penting untuk menjaring kepala-kepala daerah yang bersih dan tentunya paham atas bahaya narkoba. “Calon kepala daerah ini penting peranannya. Semua masalah kan ada di daerah. Harus bersama, simultan, bersinergi dalam memberantas narkoba,” harapnya.

Sekadar diketahui, 11 bakal pasangan calon kepala daerah dari tiga kabupaten/kota terdiri atas 4 pasang di Bombana yakni H Tafdil-Johan, Kasra Jaru Munara- Man Afra, Atikurahman-Achmad Nompa dan Muhammad Sahir-Kaharuddin. Kemudian di Kendari ada Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain, Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud, Abdul Rasak-Haris Andi Surahman. Sedangkan di Busel, Agus Salim-La Ode Agus, H. Sattar-Welson, Agus Feisal Hidayat-H La Ode Arusani, dan Muh Faisal-Wa Ode Hasnawati. (yogi/ramadan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top