WASPADA!Singapura Terpapar Virus Zika, 41 Penduduk Tertular – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

WASPADA!Singapura Terpapar Virus Zika, 41 Penduduk Tertular

ILUSTRASI

ILUSTRASI

kendaripos.fajar.co.id,SINGAPURA—Otoritas Singapura menyatakan maraknya persebaran virus Zika di negaranya. Penularannya tidak berasal dari orang yang baru saja bepergian dari negara-negara yang terjangkit virus tersebut. Namun, virus Zika sudah menjangkit secara lokal di Singapura.

Kasus pertama penularan Zika di internal Singapura ditemukan pada Sabtu (27/8/2016). Seorang perempuan 47 tahun asal Malaysia yang tinggal di Block 102 Aljunied Crescent terkena virus tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, kemarin (28/8) Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura memastikan ada 41 kasus penularan Zika secara lokal. Sebanyak 34 di antara 41 orang itu sudah dipastikan sembuh. Tujuh orang lainnya masih menjalani perawatan di Tan Tock Seng Hospital.

Mereka yang dirawat itu masih menunjukkan gejala Zika dan berpotensi menular. MOH menjelaskan bahwa seluruh pasien Zika tersebut berasal dari Aljunied Crescent dan area Sims Drive. Seluruhnya tidak bepergian ke negara yang terinfeksi Zika baru-baru ini.

”Karena itu, mereka sangat mungkin terinfeksi di Singapura. Artinya, penularan infeksi secara lokal telah terjadi,” ujar pihak MOH saat melakukan konferensi pers bersama Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura kemarin.

Sebanyak 36 orang yang tertular adalah pekerja asing. Mereka bekerja di area konstruksi di 60 Sims Drive. Sisanya merupakan warga Singapura.

Tiga orang di antaranya adalah pria yang berusia 30-65 tahun. Selain Aljunied Crescent dan Sims Drive, MOH dan NEA mencurigai lokasi-lokasi lain yang berpotensi menularkan virus Zika. Yaitu, Khatib Camp, Sembawang Drive, serta tempat-tempat para pekerja konstruksi tinggal seperti Joo Chiat Place, Senoko South Road, Toh Guan East, dan Lorong 101 Changi.

”Karena virus Zika disebarkan nyamuk Aedes, MOH tidak bisa mengesampingkan penularan di wilayah lain di Singapura. Sebab, sebagian orang yang ternyata positif itu juga tinggal maupun bekerja di wilayah lain di Singapura,” terang MOH.

Kasus pertama Zika di Singapura ditemukan pada Mei lalu. Saat itu perempuan yang baru melakukan perjalanan dari Brasil terkena virus Zika. Virus yang kali pertama ditemukan di Uganda pada 1940-an tersebut merebak di Brasil tahun lalu dan setelah itu menyebar di Benua Amerika.

Virus itu paling berbahaya jika terinfeksi pada ibu hamil. Sebab, bayi yang dilahirkan dapat mengalami mikrosefalus atau kepala mengecil. Ada 1.600 kasus mikrosepalus di Brasil karena Zika. (AFP/Reuters/Channel News Asia/sha/c14/sof)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top