Alamak, 5 PNS Ini Katahuan Pakai SK Palsu Kenaikan Pangkat – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Alamak, 5 PNS Ini Katahuan Pakai SK Palsu Kenaikan Pangkat

kendaripos.fajar.co.id, UNAAHA-Ada ada saja. Demi jabatan dan status lebih tinggi,  aparatur sipil daerah ini rela menggunakan cara pintas yang tentunya beresiko besar untuk karirnya. Lihat saja lima PNS di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe memberanikan diri menggunakan Surat Keputusan (SK) bodong kenaikan pangkat. Namun, cara curang yang tidak sesuai prosedur pengangkatan  PNS akhirnya terkuak. Kelima PNS itu kini terancam mendapatkan sanksi sesuai dengan pelanggaran mereka.

013844600_1465438742-160608_Pangkas_PNS_Ringankan_APBN_Infografis_Abdillah

Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian (Orpeg) Setda Konawe, Maskudin yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan kecurangan lima PNS tersebut. Dikatakannya, kelima PNS yang terindikasi menggunakan pangkat palsu berasal dari empat instansi yang berbeda, masing-masing Candra (Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral) Mardani dan Subair (Dinas Pendidikan), Endang (Dinas Kesehatan) dan Darma (Satuan Polisi Pamong Praja).

“Kelima PNS ini tidak mengikuti prosesur kenaikan pangkat. Permasalahan ini, akan kita dalami dulu seperti apa prosedur yang mereka lakukan. Jika terbukti melakukan kecurangan, mereka terancam mendapatkan sanksi dari Pimpinan,” jelasnya.

Maskudin mengaku, untuk saat ini pihaknya belum melakukan penggilan kepada PNS yang dimaksud untuk dimintai keterangan, dengan alasan pihaknya masih mengumpulkan informasi mendalam mengenai permasalahan ini. Ia mengakui, sesuai prosedur, seorang PNS tidak bisa menetapkan pangakat sendiri, melainkan harus melalui mekanisme administrasi Badan Kepegawaian Daerah.

“Kita belum tahu, apakah kecurangan ini dilakukan ke lima PNS ini, ataukan ada orang yang menjembatani untuk kenaikan pangkat mereka. Permasalahan ini, akan kita koordinasikan dulu sama Pimpinan, mengenai sanksinya biar pimpinan yang putuskan,” katanya.

Sementara itu, Sekda Konawe H. Ridwan Lamaroa, menjelaskan, kecurangan yang dilakukan lima PNS ini sudah dalam proses. Namun, untuk sanksi yang akan diberikan, pihaknya masih akan menunggu keputusan Bupati Konawe. “Sanksinya kita tunggu keputusan Bupati dulu, tapi untuk sanksi penurunan pangkat sudah dilakukan kepada mereka. Mereka juga diharuskan melakukan pengembalian gaji dan tunjangan selama menggunakan pangkat palsu tersebut,” tegasnya.

“Mereka ini telah merekayasa kenaikan pangkat, misalnya dari eselon III A dan naik ke IV B yang dilakukan Mardani, Subair, dan Darma. Sementara untuk Endang, dilihat dari pengabdiannya, yang bersangkutan belum bisa naik pangkat ke III B. Dan untuk Candra memang memang sudah memenuhi prosedur kenaikan pangkat, tapi ada salah satu proses pengangkatannya yang salah,” tandasnya. (def/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top