Waduh, Sudutkan Presiden dan Polri di Medsos, Guru di Wakatobi Ini Dijemput Bareskrim Polri – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Waduh, Sudutkan Presiden dan Polri di Medsos, Guru di Wakatobi Ini Dijemput Bareskrim Polri

kendaripos.fajar.co.id. WANGI-WANGI-Seorang guru SMAN 4 Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, La Ode Armil, S.Pd., terpaksa harus meninggalkan sekolah sebelum jam pelajaran dimulai. Ia dijemput tim dari Mabes Polri karena diduga telah menyudutkan Polri dan nama Presiden lewat media sosial (Medsos). Postingan berbentuk karikatur berseragam polisi dinilai bermuatan negatif.

094032_638228_Bareskrim_elfan

Kapolres Wakatobi, AKBP Didik Supranoto, SIK mengatakan, tidak sepantasnya La Ode Armil mengupload tulisan atau bentuk gambar seperti itu di medsos. Apalagi yang bersangkutan merupakan seorang guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Kami belum tahu persis apa penyebabnya dan motif pelaku, namun berdasarkan info yang kami terima pelaku mengupload sesuatu di aku facebook yang menyudutkan Polri dan nama Presiden RI,” ujar Didik di ruang kerjanya, Rabu (24/8).

Didik Supranoto menambahkan, kunjungan empat orang dari Bareskrim Mabes Polri ke Wakatobi memang hanya untuk menjemput Armil. Bahkan keempatnya harus rela naik kapal laut karena tiket pesawat sudah habis. “Hari Senin (21/8) lalu berada di Wakatobi. Ini kunjungan kerja karena tugas. Kami dari Polres Wakatobi hanya memback up, selebihnya Mabes sendiri yang menangani,” tambah Didik Supranoto.

Sementara itu, ayah pelaku, La Ode Amidun warga Desa Liya Bahari hanya bisa pasrah dengan apa yang menimpa putranya. Namun, sampai sang anak diboyong ke Jakarta, ia belum mengetahui persis kesalahan apa yang dilakukan buah hatinya itu. “Kami dipanggil ke sekolah dan di situ kami hanya diberikan surat penahanan dari Mabes dan saat itu disaksikan oleh Kepala SMAN 4 Wangi-Wangi,” ujar La Ode Amidun.

Amidun mengaku tidak punya firasat apapun terkait masalah anaknya. Kendati begitu keluarga menyempatkan diri bertemu dengan sang anak sebelum dibawah. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. “Kami yakin yang datang membawa anak kami benar-benar dari Mabes Polri. Kami berpikir positif saja dengan masalah ini,” tambahnya.

Sejumlah guru di sekolah itu mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Hanya, salah seorang siswa SMAN 4 Wangi-Wangi, Muh. Riska mengatakan sempat melihat penjemputan tersebut. “Yang jelasnya pagi-pagi kita masih laksanakan apel pagi. Ada empat orang yang datang dan membawa pak guru,” jelas Riska. (Thi/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top