Bisa Lolos dari Sekapan Abu Sayyaf, Tapi Tak Mudah untuk Pulang – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Bisa Lolos dari Sekapan Abu Sayyaf, Tapi Tak Mudah untuk Pulang

Sandera yang berhasil memoloskan diri dari Abu Sayyaf. Foto: AFP

Sandera yang berhasil memoloskan diri dari Abu Sayyaf. Foto: AFP

kendaripos.fajar.co.id,KENDARITerhitung sudah enam hari Muhammad Sofyan dan Ismail berhasil meloloskan diri dari sekapan kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan. Keluarga dua anak buah kapal (ABK) Charles itu sangat mengharap kehadiran mereka. Namun, ternyata bukan pekerjaan mudah membawa pulang Sofyan dan Ismail ke Indonesia.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, saat ini pemerintah memang belum punya rencana untuk secepatnya memulangkan dua sandera itu

“Prioritas kami adalah memulihkan trauma dan memperoleh informasi sebanyak-banyaknya,” ujar Iqbal di Jakarta kemarin (22/8/2016).

Sempat ada rumor bahwa Sofyan dan Ismail dipulangkan dari Manila menuju Jakarta kemarin. Namun, hal tersebut tidak benar.

Iqbal mengatakan, pihaknya ingin berfokus melacak dan membebaskan lima ABK lain yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf.

Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir sebelumnya menyatakan, persoalan pemulangan dua sandera yang lolos itu merupakan hal yang kompleks. Sebab, masih ada ABK lainnya yang belum bebas. Informasi berharga tersebut pasti bisa didapatkan.

Kondisi mereka yang sudah tersandera dan diancam selama lebih dari satu bulan pasti menimbulkan trauma.

Hal itu tak memungkinkan proses penggalian informasi yang terlalu memaksa. “Semua permasalahan ini memang tidak bisa diselesaikan secara buru-buru. Banyak faktor yang harus diperhatikan,” tuturnya.

Terkait pembebasan sandera lainnya, Fachir menerangkan bahwa pemerintah Filipina pun telah melakukan operasi pencarian sejak 17 Agustus lalu. Yang harus dilakukan Indonesia ialah terus menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah Filipina untuk melacak dan membebaskan para sandera WNI.

“Yang harus dimaklumi sejak awal adalah bahwa ini terjadi di negara sahabat. Mereka tentu saja akan memberikan bantuan sebaik-baiknya untuk menangani persoalan ini. Dan kita tidak mungkin melakukan upaya apa pun tanpa bantuan pemerintah setempat,” jelasnya. (bil/c9/ca) 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top