Petugas PICU RSU Bahteramas Lalai, Bayi Cantik Tertukar. Kok Bisa? – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Petugas PICU RSU Bahteramas Lalai, Bayi Cantik Tertukar. Kok Bisa?

kendaripos.fajar.co.id. KENDARI– Petugas medis di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSU Bahteramas yang menyebabkan tertukarnya bayi pada 10 Agustus 2016 lalu mendapat sanksi dari pihak manajemen. Anak perempuan dari Munir Aswandi sempat tertukar dengan seorang bayi dari ibu bernama Nurlina usai dimandikan bidan. Seluruh pelayan kesehatan yang bertugas hari itu pun mendapat hukuman.

BAYI

Dirut RSU Bahteramas, dr. Abdul Razak yang ditemui enggan berkomentar banyak terkait peristiwa fatal tersebut. Ditanya soal penyebab hingga petugas medis lalai, Ia hanya mengatakan, setelah diketahui ada peristiwa bayi tertukar, manajemen RSU langsung menggelar rapat untuk memberikan sanksi kepada mereka yang bertugas saat itu. “Kita langsung rapat saat itu agar tahu penyebabnya. Petugas yang lalai kita beri sanksi. Ya, kita berikan punishment kepada pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Sayangnya ia menolak berbicara saat ditanya sanksi apa yang telah dijatuhkan. “Silahkan saja konfirmasi ke bagian Humas. Di sana akan lebih jelas informasi yang diperoleh,” pintanya, Kamis (18/8). Sementara itu, Kasubag Humas RSU Bahteramas, Masyita membenarkan, manajemen langsung menggelar rapat saat mengetahui kabar tentang bayi tertukar. Itu dilakukan agar dapat mengetahui penyebab kejadian tersebut. Semua yang terlibat dan bertugas di ruangan PICU RSU Bahteramas saat itu dipanggil. Soal berapa jumlah petugas yang berdinas, ia mengatakan tidak mengetahuinya.

“Yang jelas ada sanksi bagi mereka yang bertugas saat itu. Ada teguran dan ada sanksi lain lagi. Bukan hanya teguran, ada juga tindak lanjutnya,” tandasnya. Lalu tindaklanjutnya seperti apa, ia justru tidak mengetahuinya. “Teguran secara langsung sudah dilakukan dan tentu ada tindaklanjutnya. Karena kami tidak ingin persoalan seperti itu terulang kembali,” sambung Masyita.

Agar persoalan tersebut tidak terulang kembali, kata dia manajemen RSU Bahteramas turun lapangan untuk membenahi kelalaian. Ia menduga peristiwa tersebut terjadi karena human error. Seharusnya petugas melihat identitas yang ada di gelang dan boks bayi. Karena disetiap tangan bayi, ada gelang bertuliskan nama ibunya. “Tapi mungkin kesalahan mereka tidak memperhatikan itu. Saya juga tidak tahu pasti, kenapa bisa terjadi seperti itu. Petugasnya yang salah menempatkan bayi di boks,” ungkapnya.

Pihaknya pun berkomitmen agar peristiwa bayi tertukar tidak terjadi kembali. Karena di RSU Bahteramas sebenarnya sudah ada standar operasional prosedur. Kalau tidak sesuai SOP, itu melanggar. Sementara itu Anggota DPRD Sultra, Yaudu Salam Ajo berkomitmen untuk menjadwalkan agenda hearing pada manajemen RSU Bahteramas. Peristiwa bayi tertukar, tentu itu akibat kelalaian pihak manajemen. “Kita sudah jadwalkan undangan untuk pihak RSU Bahteramas. Kalau bukan hari Senin, kemungkinan Selasa. Karena sekarang ini kita cari waktu yang tepat dengan teman-teman,” katanya, kemarin.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu mengatakan, pihaknya ingin mengetahui seperti apa sistem penanganan bayi di RSU Bahteramas sehingga bisa tertukar. Dengan begitu, ke depan lebih tertib dalam penanganan kesehatan. “Kita hanya ingin memperbaiki sistem agar hal yang sama tidak terulang kembali,” tandas Yaudu.

Untuk diketahui, Munir Aswandi warga Kota Raha, Kabupaten Muna mengetahui jika bayi yang baru saja dilahirkan istrinya tertukar pada Sabtu (13/8) lalu. Anaknya tertukar setelah dimandikan perawat pada Rabu (10/8) lalu. Beruntung, kejadian tersebut diketahui sebelum buah hatinya keluar dari rumah sakit tersebut. (b/dan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top