24 Siswi Konsumsi Pil Penambah Darah, Eh….. Keracunan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

24 Siswi Konsumsi Pil Penambah Darah, Eh….. Keracunan

kendaripos.fajar.co.id. KENDARI– Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) 15 Kendari yang terletak di Kecamatan Kambu diduga keracunan usai mengonsumsi suplemen penambah darah yang diberikan tim medis Puskesmas Mokoau, Sabtu (6/8) lalu sekitar pukul 08.30 Wita. Dari ratusan pelajar yang mendapat vitamin itu, 24 orang diantaranya mengalami mual dan pusing sehingga harus mendapat perawatan di RSU Bahteramas.

Siswi minum obat haid (komar)

Menurut keterangan paramedis yang berjaga di IGD RSU Bahteramas, dr. Suryansyah, para peserta didik itu diduga menkonsumsi pil penambah darah namun belum sarapan. Sehingga menaikan asam lambung dan menimbulkan rasa nyeri hingga mengalami mual dan pusing.

Diketahui pil itu mengandung Ferrous Sulfate Exsiccatus 200 Mg dan Folic Acid 0,25 Mg.
Sementara itu Koordinator Gizi Puskesmas Mokoau, Devi Suriani yang dikonfirmasi menjelaskan, obat yang diberikan tersebut adalah program pemerintah bagi remaja yang masuk masa subur dan telah menstruasi.

“Obat ini diberikan pada siswi yang tidak mengalami menstruasi dan dikonsumsi satu kali seminggu. Kalau yang mengalami menstruasi diminum 1 kali selama 16 minggu. Ini obat asli dan bukan palsu. Sudah 3 sekolah sebelumnya yang kita datangi yaitu, SMP 10, SMP Alvar dan SMP Ibnu Sina, tapi tidak ada seorang pun yang mengalami mual-mual dan pusing. Nanti di SMP 15 ini baru terjadi. Kami juga menduga siswi ini belum ada yang sarapan sebelum mengonsumsi obat,” argumennya.

Guru SMPN 15 Kendari, Ilsham, M.Pd yang ditemui juga mengungkapkan, sebelumnya 2 staf Puskesmas Mokoau datang, untuk menjalankan program pemerintah dengan target semua siswi dari kelas 7 sampai 9. Katanya obat yang diberikan untuk penambah darah dan daya tahan tubuh. “Kurang lebih 30 menit setelah murid saya minum obat, langsung mual-mual. Kami suruh pegawai Puskesmas telepon ambulans untuk membawa anak-anak ke rumah sakit, tapi tidak ada yang beroperasi. Akhirnya kami pakai kendaraan pribadi bawa ke RSU bahteramas,” cerita Ilsham.

Mendapat informasi, Kapolres Kendari, AKBP Sigid Haryadi langsung menuju ke RSU Bahteramas untuk mencari tahu penyebab siswi-siswi ini mengalami mual dan pusing. “Kami langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi baik dari pegawai Puskesmas, guru, siswi dan memeriksa di tempat kejadian perkara,” kata Sigid saat di temui di RSU Bahteramas.

Pihak Polres masih akan melakukan pemeriksaan pada seluruh siswi yang merasakan sakit setelah mengonsumsi obat tersebut. “Sesuai aturan, pemeriksaan harus dalam keadaan sehat. Jadi kita tunggu mereka sembuh baru diperiksa. Apakah ini kelalaian guru atau petugas Puskesmas, masih kami telusuri,” tegas Kapolres. (b/p2/p12)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top