Warning! Pemilik Usaha Dilarang Gunakan Tepi Jalan Sebagai Tempat Parkir – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Warning! Pemilik Usaha Dilarang Gunakan Tepi Jalan Sebagai Tempat Parkir

kendaripos.fajar.co.id. KENDARI– Dinas Perhubungan Kota Kendari memberi peringatan tegas pada sejumlah gedung usaha di metro ini. Khususnya rumah makan, THM, warung kopi dan sejenisnya yang berada terlalu dekat dengan perempatan atau pertigaan jalan raya. Pasalnya, keberadaan usaha tersebut sering kali memicu kemacetan bahkan terkadang berimbas pada kecelakaan lalulintas.

images (13)

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Kota Kendari, Sjarif Sajang menuturkan pemerintah kota sangat mendukung investor masuk ke daerah ini. Hanya saja, tidak harus sampai mengorbankan kepentingan masyarakat umum lainnya seperti menimbulkan kemacetan.

“Sesungguhnya kita tidak melarang investasi, tapi tidak boleh juga mengganggu masyarakat lain, kalau sudah menimbulkan kemacetan itu berarti sudah mengganggu makanya kita peringati,” katanya.

Dia menyebutkan dua usaha yang sudah menerima surat peringatan itu yakni Pronto dan Bangi Kopi. Posisi strategis keduanya memang sudah jelas menimbulkan suasana macet pada saat-saat tertentu. Misalnya, di Pronto saat kendaraan hendak keluar atau masuk sudah pasti akan menghalangi arus dari arah lainnya. “Kenapa parah dan sulit dikendalikan disana karena ada lampu merah,” katanya.

Demikian halnya di Bangi Kopi, meski hanya pertigaan jalan namun disana merupakan lintasa kendaraan yang cukup padat setiap harinya. Lalu bagaimana solusinya? Hal tersebut kata Sjarif juga sudah dijelaskan dalam surat peringatan itu. “Lahan parkirnya mereka ada, hanya kecil sehingga kalau banyak tamunya yah terpaksa mereka gunakan bahu jalan, disitulah letak pelanggarannya,” terangnya.

Karena itu, Dishub mendesak pihak pengusaha membuat surat pernyataan untuk tidak menggunakan bahu jalan sebagai area parkir. “Kalau parkiran hanya cukup 4 mobil dan 10 motor maka itu saja yang diterima, lainnya tidak boleh masuk,” tandasnya. (ely)

Komentar

komentar

1 Comment

1 Comment

  1. jono

    5 Agu 16 23:17 at 23:17

    Dalam hal ini seharusnya pemerintah dapat berlaku adil,kalau memang peraturannya tidak boleh menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir seharusnya diterapkan untuk semua lini usaha misalnya untuk pemjual martabak dan gorengan pinggir jalan yang semua konsumennya menggunakan bahu jalan untuk memarkir kendaraannya saat menunggu dan tak jarang lebih menimbulkan kemacetan mengapa tdk ditertibkan juga ,sekian terima kasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top