PERHATIAN! Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir Diprediksi Melanda Sultra – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

PERHATIAN! Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir Diprediksi Melanda Sultra

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Aktivitas warga yang berada di luar ruangan akan terganggu. Dalam dua hari kedepan, intensitas curah hujan di sebagian besar daerah di Sultra meningkat. Diprediksi hujan lebat akan mengguyur beberapa daerah. Kondisi ini dipicu adanya tekanan rendah di Samudera Pasifik dan Maluku Utara. Peristiwa alam ini memicu pertumbuhan awan-awan hujan yang begitu masif.

download (5)

Atas dasar itu, Badan Metereologi Klimitologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan warning cuaca ekstrem di 8 provinsi. Dari 8 provinsi itu, Sultra masuk dalam 4 daerah yang dikategorikan cukup ekstrem bersama Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Pasalnya, hujan lebat yang mengguyur sejumlah daerah di Sultra bakal disertai angin kencang dan petir.

“Tanggal 29 Juli lalu, BMKG mengeluarkan peringatan cuaca buruk. Dari beberapa daerah, Sultra diprediksi mengalami hujan lebat hingga tanggal 1 Agustus. Namun diperkirakan, cuaca ini akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Adanya pembelokan angin di atas atmosfir wilayah Sultra menyebabkan terjadi konvergensi,” jelas Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Maritim Kendari, Aris Yunatas, Minggu (31/7).

Adanya konvergensi jelas prakirawan cuaca ini menyebabkan kelembaban udara cukup tinggi. Sebab pergolakan udara diatas atmosfir membawa udara basah. Akibatnya, terjadi pembentukan awan. Apalagi disaat yang sama kondisi perairan pada sebagian besar wilayah Indonesia menghangat. Fenomena ini mengakibatkan terjadi polarisasi suhu udara. Suhu muka laut yang menghangat ini turut memicu pembentukan awan hujan seperti awan cumulonimbus (CB).

“Di sisi lain, posisi Sultra berdekatan dengan Maluku Utara cukup memberi andil. Sebab tekanan udara di daerah perairannya sangat rendah. Kondisi inilah yang menyebabkan intensitas hujan meningkat. Meski saat ini Sultra masih masuk periode musim kemarau,” sambung Aris. Cuaca ektrem ini juga terjadi di wilayah perairan. Yang dianggap rawan diantaranya, perairan Baubau, Kepulauan Wakatobi, Manui-Kendari, Laut Timur Sultra, Teluk Tolo, Kepulauan Banggai dan Sula. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top