Sosok Freddy Budiman, Antara Gembong Narkoba dan Kisah Robin Hood – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Feature

Sosok Freddy Budiman, Antara Gembong Narkoba dan Kisah Robin Hood

 Para tetangga mengantarkan jenazah Freddy Budiman ke pemakaman Mbah Ratu, Surabaya. fOTO: Ahmad Khuseini/Jawa Pos


Para tetangga mengantarkan jenazah Freddy Budiman ke pemakaman Mbah Ratu, Surabaya.
fOTO: Ahmad Khuseini/Jawa Pos

kendaripos.fajar.co.id,SURABAYA—Seperti keinginannya, Freddy Budiman akhirnya dimakamkan di kampung halamannya, Surabaya. Atau tepatnya dimakamkan di Pemakaman Mbah Ratu. Jenazah gembong narkoba yang dieksekusi mati, Jumat dinihari (29/7) itu dikubur sekitar pukul 15.00.

Freddy dimakamkan di blok A Pemakaman Mbah Ratu. Ratusan orang mengantarkan jenazah Freddy ke liang kubur.

Mayoritas adalah warga Krembangan, Surabaya. Atau tetangga Freddy. Warganya pun berebut untuk bisa menggotong kerandanya.

Di kampung kelahirannya, sosok Freddy Budiman ibarat dua mata koin. Di satu sisi, dia dikenal sebagai gembong narkoba kelas kakap.

Di sisi lain, dia dianggap sosok religius di lingkungan tempat tinggalnya, Krembangan Baru, Surabaya.

Misalnya, yang diungkapkan Suwarno, ketua RT tempat Freddy tinggal. Dia mengatakan, Freddy adalah sosok pendiam di lingkungannya.

Dia lebih banyak beribadah daripada melakukan kegiatan lain.

Menurut Suwarno, seminggu sebelum Freddy dieksekusi mati, sang ibu, Hajah Nursiyah, meminta tolong dibuatkan surat keterangan untuk mengurus administrasi ke Jakarta.

’’Mereka juga meminta doa agar diberi kekuatan menghadapi cobaan ini,’’ bebernya.

Salah seorang keluarga Freddy selalu menyalami Suwarno dan warga lain tiap selesai salat berjamaah di masjid.

Matanya selalu berkaca-kaca saat meminta warga mendoakan Freddy agar dosanya diampuni Tuhan.

’’Pokoknya, keluarga beliau itu sangat religius. Jauh dari hal-hal negatif,’’ kata Suwarno.

Salah seorang tetangganya, Suryani juga mengatakan hal serupa. Perempuan 57 tahun itu menyebut sosok Freddy sebagai orang baik dan sering membantu.

”Orangnya itu banyak melakukan kegiatan sosial. Sering memanggil anak yatim. Keluarganya itu baik semua,” akunya.

Tidak hanya itu, Freddy disebutnya juga sering mentraktir warga kalau bertemu di warung. Kebiasaan yang sama tetap dilakukan, meski Freddy tinggal di Jakarta.

Setiap pulang kampung, Freddy dikatakan Suryani sering berbagi dengan warga lainnya. Cerita Freddy inipun layaknya kisah Robin Hood. (rid/fim)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top