Atlet Diminta Hindari Cidera – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Olahraga

Atlet Diminta Hindari Cidera

Ashar

Ashar

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Tahap demi tahap sesi latihan atlet yang sedang menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat, terus mengalami peningkatan. Sebanyak 14 cabor kini mulai meninggalkan masa persiapan khusus dan memasuki tahap latihan pra kompetisi.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Ashar, meminta semua cabor menjaga kondisi hingga pelaksanaan PON. Pelatih diminta  jeli agar atlet tidak mengalami cedera, termasuk yang sedang menjalani try out keluar daerah. Menurutnya, disini sangat diperlukan untuk maintanance, jangan sampai ada yang harus mendapatkan perawatan serius. Termasuk tidak boleh memiliki beban pikiran. Semua harus tetap fokus untuk bertanding. “Jadi itu perlu dijaga,” ujarnya.

Dikatakanya, dalam berjalannya Traning Centere (TC) dan Try Out masing-masing cabang olahraga (cabor) sangat penting menjaga kesehatan. Sebab kalau cidera tambah Ashar, tentunya akan dilakukan perawatan dan penyembuhan bisa dipastikan memakan waktu lama. “Apalagi PON hanya tinggal hitungan bulan saja. Jika cidera pasti sangat merugikan kita semua, bukan saja si atlet,” ungkapnya.

Sejak 14 Juni 2016 sebanyak 69 atlet telah melaksanakan latihan terpusat. Banyak porgram yang telah dijalan oleh pelatih untuk meningkatkan prestasi di PON September mendatang. Elvis menjelaskan, saat ini pihaknya mulai mempersiapkan kontingen untuk proses pemberangkatan, karena PON tersisa satu bulan 17 hari. “Waktu semakin dekat, kita tidak ingin ada persoalan ketika proses pemberangkatan. Makanya semua kita harus siapkan secara maksimal. Contohnya soal pemondokan atlet, satgas pendamping dan tiket pemberangkatan dan pulan itu harus siap,” katanya.

“Kalau untuk dayung kita sudah dapatkan lokasi penginapan dan jaraknya sangat dekat dengan arena dayung di Karawang. Mereka rencana berangkat awal Agustus ini, untuk melakukan tes danau Cipule,” sambung Sekretaris Perbakin Sultra tersebut.

Sementara itu, pelatih Silat Sultra Alimin, mengaku sebagai cabor beladiri silat memang sangat rawan cidera karena ketika bertarung sangat sering terjadi benturan. Nah selama latihan terpusat, ia selalu menginstruksikan kepada empat pesilatnya untuk menjaga kondisi agar tidak mengalami cidera.

“Kita meminta doa saja dari masyarakat agar semua pesilat dalam kondisi fit, hingga pelaksanaan PON yang rencananya akan bertanding di Jatinangor,” tutup Alimin. (helson)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top