SIMAK! Ini Penjelasan Krishna Murti soal Rp 140 Juta di Balik Kematian Mirna – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

SIMAK! Ini Penjelasan Krishna Murti soal Rp 140 Juta di Balik Kematian Mirna

Kombes Krishna Murti (kiri). Foto: Ricardo/JPNN.com

Kombes Krishna Murti (kiri). Foto: Ricardo/JPNN.com


KENDARI.CO.ID, JAKARTA –
Nama Rangga Dwi Saputra, peracik kopi di Kafe Olivier Mall Grand Indonesia itu mulai menonjol lantaran disebut mendapat tawaran Rp 140 juta ‎untuk membunuh Wayan Mirna Salihin.

Dari pihak pengacara Jessica Kumala Wongso menyebutkan, uang tersebut dalam berita acara pemeriksaan (BAP), diantarkan oleh orang yang mengaku suruhan suami Mirna, yaitu Arief Soemarko.

Nah, menanggapi itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti angkat bicara. Menurut dia, saat itu, Rangga memberikan keterangannya kepada psikiater, bukan dalam pemeriksaan penyidik.

‎”Tidak ada di BAP. Jadi itu kan kami sedang profiling semua potential suspect. Jadi salah satu caranya kami membawa ke psikiater. Itu adalah hasilnya, psikiater, hasil dari curhatannya Rangga,” ujar Krishna saat dikonfirmasi, Kamis (28/7/2016)

Dalam keterangan Rangga, kata Krishna, bukanlah seorang polisi yang datang, melainkan wartawan. Sang wartawan tengah mencari konfirmasi terkait adanya kabar sogokan Rp 140 juta untuk membunuh Mirna.

“Rangga curhat ke psikiater ada wartawan yang menuduh dia, datangin dia dan bilang Rangga dapat transferan dari Arief. Jadi itu curhatan Rangga di psikiater. Itu catatan medis dari psikiater,” ungkap Krishna.

Demikian halnya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardito Muwardi mengakui adanya keterangan saksi Rangga Dwi Saputra yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tentang tawaran Rp 140 juta sebagai imbalan untuk membunuh Wayan Mirna Salihin.

Namun, Ardito menjelaskan, keterangan tersebut tidak diungkapkan Rangga kepada penyidik.

Tetapi merupakan curhatan Rangga kepada dokter yang melakukan pemeriksaan kejiwaan Rangga, sebelum melakukan BAP.

“Rangga itu tidak mengungkapkan di depan penyidik. Tapi diungkapkan Rangga saat pemeriksaan oleh psikolog‎,” ucap Ardito usai sidang perkara pembunuhan Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2016).

‎Ardito menambahkan, pernyataan tersebut merupakan kesimpulan atas curhatan Rangga kepada psikolog yang tertuang dalam pemeriksaan medis saksi.

Sementara, Ayah mendiang Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin mengklaim sudah memegang rekening Rangga Dwi Saputra, peracik kopi di Kafe Olivier Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Menurut D‎armawan, tidak ada transaksi yang aneh dalam rekening Rangga. “Dalam buku rekening tidak ada apa-apa,” kata Darmawan menghadiri sidang kematian anaknya dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2016).

Darmawan menerangkan bahwa tidak ada transaksi seperti yang disebutkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) seperti yang dikatakan pengacara Jessica, Otto Hasibuan.

Otto sebelumnya menyebutkan ada tawaran dari orang suruhan suami Mirna, Arief Soemarko, kepada Rangga untuk membunuh Mirna.

‎”Yang penting buku rekening dia (Rangga), dua bulan, tidak ada apa-apa,” kata Darmawan.

Darmawan mengklaim memegang bukti print buku rekening Rangga yang diserahkan dari pihak bank.

“Buktinya juga sudah saya print lengkap, alamat orangnya juga sudah ada lengkap, mau dibawa ke sini,” ujar Darmawan menantang.

Dalam sidang Rabu (27/7) kemarin, Otto mendesak jaksa penuntut umum untuk mengusut rekening Rangga. Sebab, dalam BAP, Otto menyebutkan ada tawaran dari orang suruhan Arief kepada Rangga untuk membunuh Mirna.‎

“Kalau kita mau cari yang benar, usut dulu ini, benar tidak rangga terima duit Rp 140 juta,” kata Otto.‎ (jpnn)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top