Buru Kelompok Santoso, Brimob Salah Tembak, Prajurit TNI Tewas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Buru Kelompok Santoso, Brimob Salah Tembak, Prajurit TNI Tewas

ilustrasi. dok JPNN

ilustrasi. dok JPNN

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA – Kabar mengejutkan terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Seorang anggota TNI bagian intelijen yang tergabung dalam Satgas 1 Tinombala Sersan Dua M. Ilman diduga tertembak oleh tim Brimob.

Hingga saat ini TNI berupaya mencari kebenaran kejadian tersebut.

Dari kronologi yang beredar, disebutkan M. Ilman sedang yang tergabung dalam Satgas 1 Tinombala sedang mencari timbunan senjata. Namun, tim Brimob justru mengira M Ilman dan kelompoknya merupakan kelompok Santoso yang sama-sama mereka buru.

Tim Brimob akhirnya memutuskan menembaki kelompok tersebut. Naas, M Ilman tertembak pada bagian kepala dan akhirnya meninggal.

Belakangan, tim Brimob baru menyadari bahwa kelompok yang ditembakinya adalah tim Satgas 1 Tinombala.

Dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen Tatang‎ Sulaiman mengaku sedang mengecek kebenaran kejadian tersebut.

“Saya sedang pastikan ke Satgas Tinombala,” jelasnya dihubungi JPNN.

Sayang, Wakil Komandan Satgas Operasi Tinombala Kombespol Leo Bona Lubis‎ belum bisa dihubungi karena handphonenya sedang tidak aktif.

Sementara,  Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya,‎ ada kesalahan komunikasi sehingga kontak senjata terjadi antara kedua belah pihak.

“Ya benar. Insiden salah lirik sasaran terjadi.‎ Saat ini tim propam dan kakorbrimob diberangkatkan untuk pimpin pemeriksaan terhadap anggota Brimob Satgas Tinombala terkait peristiwa tersebut. Kapolda Sulteng dan Danrem Sulteng terus laksanakan koordinasi. Situasi tetap terkendali,” kata Boy saat dihubungi.

Menurut Boy, hanya satu orang korban jiwa dalam insiden tersebut. Boy juga mengklaim bahwa bukan hanya Sat Brimob saja yang melakukan serangan kepada tujuh anggota Satgas I Intelijen Tinombala yang dikabarkan tengah melaksanakan tugas menindaklanjuti info terkait penimbunan sanjata api di sekitar Tower Desa Towu‎.

“Yang mengepung dari Satgas Tinombala gabungan Polri dan TNI. Sudah dipanggil denganbahasa sandi, tapi tidak menjawab,” jelas Boy. (dlo/jpnn)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top