Bupati Kery: Adipura Buana untuk Masa Depan Konawe yang Lebih Bersih – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe

Bupati Kery: Adipura Buana untuk Masa Depan Konawe yang Lebih Bersih

Wakil Bupati Konawe, Parinringi bersama sejumlah pejabat di Konawe memegan piala Adipura untuk Konawe

Wakil Bupati Konawe, Parinringi bersama sejumlah pejabat di Konawe memegang piala Adipura Buana untuk Konawe

kendaripos.fajar.co.id,UNAAHA—Kerry Konggoasa, Bupati Konawe termasuk pejabat yang jarang mengurusi sendiri hal-hal yang sifatnya seremonial di pemerintahan yang ia pimpin. Tapi khusus untuk prestasi bernama Adipura Buana, ia tak ingin ketinggalan. Capaian prestasi bidang lingkungan yang baru pertama kali diraih itu, Kery memilih turun langsung. Ia memimpin langsung arak-arakan piala itu dari Bandara Halu Oleo, Kendari, Senin (25/7/2016).

Ia tiba sekira pukul 11.00 Wita. Di bandara, ratusan pegawai dari Konawe yang khusus datang menjemput piala itu sudah berkumpul. Mereka dipimpin Wakil Bupati, Parinringi. Sebelum menaiki kendaraan dinasnya, ia sempat menyampaikan kepada sejumlah wartawan bahwa penghargaan itu bukan untuk sekarang tapi untuk masa depan Konawe yang harus lebih bersih. “Sudah tiga tahun kita benahi Konawe, dari semua sisi, termasuk lingkungan. Hasilnya sudah terlihat dengan penghargaan Adipura tersebut,” kata Kery.

Kery bersama seluruh pimpinan SKPD di lingkup Pemda Konawe dengan kebanggan yang luar biasa, kemudian mengarak piala itu menuju pelataran kantor Bupati Konawe. Seteleh menempuh perjalanan sekira 2 jam, piala itu tiba di Konawe dan disambut seluruh pegawai dan bebagai unsur.

Wakil Bupati Konawe Parinringi mengatakan, pemerintah bersama masyarakat Konawe akan berupaya menjaga kebersihan  lingkungan dengan tujuan mempertahankan penghargaan Adipura yang baru saja diraih tahun ini. Katanya, diperlukan partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan agar terus bersih dan asri. “Kita berharap anugrah Adipura ini bisa dipertahankan, dan itu butuh komitmen bersama semua pihak untuk terus menjaga lingkungan bersih,” ungkapnya.

Untuk mempertahankan Adipura, kata Parinringi, merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat dalam mempertahankan penghargaaan tersebut. Terakhir kali Konawe meraih Adipura itu terjadi tahun 1992 silam. Karena itu, dibutuhkan sinergitas semua pihak untuk menjadi subjektifitas dan harapan bersama yang ingin dicapai.

Nasib lingkungan hidup di Konawe bukan hanya menjadi tugas pemerintah tapi juga menjadi tugas bersama, pemerintah perlu mendapat informasi banyak dari masyarakat terkait lingkungan, tapi juga ada kreatifitas masyarakat yang perlu ditingkatkan, selain inovasi perorangan terkait lingkungan yang juga perlu ditingkatkan. Selain itu, perlu ada kelompok-kelompok masyarakat untuk menjadi pelopor pelaksana lingkungan.(dedy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top