AWAS Cuaca di Sultra Masih Ekstrem – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

AWAS Cuaca di Sultra Masih Ekstrem

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Meskipun telah memasuki musim kemarau, curah hujan di beberapa daerah masih di atas normal. Banjir yang terjadi di Konawe Utara (Konut) pekan lalu, menjadi peringatan bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra untuk tetap siaga. Apalagi curah hujan diprediksi masih cukup besar dan berpotensi menyebabkan banjir.

download (1)

Sekretaris BPBD Sultra, Yauri Bungin mengatakan tim penanggulangan bencana provinsi selalu bersiaga. Bila dibutuhkan, tim akan turun ke lokasi. Tidak hanya saat bencana, namun upaya mitigasi. Makanya, posko penanggulangan bencana terus melakukan pemantuan. Mulai dari mengumpulkan data potensi bencana, merespon laporan masyarakat namun upaya mengantisipasi. Makanya, koordinasi antar lembaga menjadi perhatian BPBD.

“Upaya penanggulangan bencana sudah menjadi tupoksi BPBD. Jadi setiap musibah, kami harus memberi suport baik dalam bentuk personil, peralatan, logistik dan dana. Sejauh ini, semuanya masih dalam koordinasi. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah memetakan daerah yang memiliki potensi terjadi bencana,” kata mantan Kabag Protokoler ini, akhir pekan lalu.

Dalam beberapa kejadian musibah kata Yauri, tim BPBD provinsi tidak langsung turun ke lokasi. Bukannya tidak tanggap, prosedur penanganan kebencanaan memang demikian. Jika belum ada permintaan dari daerah, personil dari provinsi tidak harus turun. Namun demikian, BPBD tetap memberi bantuan peralatan maupun logistik. Misalnya pada banjir Konut, pihaknya harus memastikan suplay logistik maupun makanan di gudang BPBD Konut harus tetap tersedia.

Guna menimalisir dampak bencana, pemerintah juga berkoordinasi dengan Basarnar, TNI-Polri, BMKG dan instansi terkait lainnya. Melalui data yang dirilis BMKG sangat membantu pemerintah dalam mengidetifikasi daerah rawan banjir atau tanah longsor. Paling tidak informasi ini bisa diteruskan ke daerah sebagai bentuk peringatan.

Sementara itu, Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Maritim Kendari, Aris Yunatas memprediksi cuaca di sebagian besar daerah di Sultra berpotensi diguyur hujan. Apalagi cuaca cenderung berawan. Hanya saja, intensitas hujannya relatif kecil. Namun ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada. Sebab hujan yang turun berpotensi menimbulkan genangan air. Selain itu, hujan yang turun secara terus-menurus bisa mengakibatkan tanah longsor.

“Saya kira, masyarakat yang tinggal di kawasan-kawasan rawan banjir lebih waspada. Termasuk di daerah ketinggian. Hujan yang terjadi tidak hanya menyebabkan musibah banjir namun juga tanah longsor,” imbau prakirawan cuaca ini. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top