5000 an Liter Solar Milik PLN Tumpah, Warga ini Ketiban Rezeki – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

5000 an Liter Solar Milik PLN Tumpah, Warga ini Ketiban Rezeki

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Temuan cairan solar oleh warga jalan Laode Hadi, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Baruga yang mencemari kali di sekitar pemukiman warga akhirnya diketahui. Pihak Polres Kendari bersama anggota Polsek Baruga, yang melakukan penyelidikan sumber aliran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tersebut ternyata berasal dari penampungan PT. PLN Kendari yang meluap. Diduga sekitar 5000 liter solar terbuang.

d

Kapolres Kendari, AKBP Sigid Hariyadi yang dikonfirmasi Jumat (22/7) membenarkan BBM yang memenuhi kali di samping Pasar Panjang tersebut memang adalah milik PLN yang meluap. “Saya bersama anggota Polsek melihat langsung ke tempat kejadian. Aktifitas warga yang mengambil solar kini tak ada lagi karena memang sudah habis,” kata Kapolres, kemarin.

Kapolsek Baruga, AKP I Ketut Arya Wijanarka juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan dibenarkan bila BBM tersebut adalah milik perusahaan listrik negara itu. Namun pihak PLN belum melakukan tindakan atas kejadian tersebut. “Sudah kami konfirmasi pada supervisornya dan ia mengatakan penampungan meluap. Mereka baru ketahui jam 7.00. Kami belum menemui kepala PLN,” ujar Arya.

Akibat kelalaian PLN yang mengakibatkan meluapnya BBM dan mencemari lingkungan, pihak penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditkrimsus Polda Sultra disebut akan melakukan penyelidikan. “Kini ditangani oleh Polda dan dalam penyelidikan,” sambung Kapolsek Baruga. Sayangnya Manager Area PLN Kendari, Abdul Maulah yang coba dihubungi belum memberikan jawaban. Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (21/7) lalu warga berlomba-lomba mendapatkan solar yang menggenangi kali di kawasan By Pass Lepo-lepo itu. (b/p2)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top