Good News, Tax Amnesty Mulai Membawa Sinyal Positif – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Ekonomi & Bisnis

Good News, Tax Amnesty Mulai Membawa Sinyal Positif

Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

kendaripos.fajar.co.id,SURABAYA – Anggota Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perpajakan, M Misbakhun mulai melihat tanda-tanda positif pasca-pemberlakuan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau tax amnesty. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya sosialisasi yang masif agar para wajib pajak paham betul tentang tax amnesty. 

Berbicara pada seminar sosialisasi UU Pengampunan Pajak yang digelar Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Surabaya, Rabu (20/7), Misbakhun mengatakan, pemerintah sudah semestinya bekerja keras memberi pemahaman tentang tax amnesty ke semua kalangan. Menurutnya, pemerintah melalui  Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan harus bisa meyakinkan para wajib pajak tentang manfaat tax amnesty.

“Kuncinya di sosialisasi. Manfaat tax amnesty ini sebenarnya menguntungkan wajib pajak itu sendiri karena hidupnya akan nyaman dan tidak perlu takut lagi,” ujarnya.

Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun. Foto: dokumen JPNN.Com

Seminar tax amnesty itu juga dihadiri pembicara lainnya. Yakni Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II, Irawan dan Ketua IKPI Surabaya, Ali Yus Isman.

Misbakhun menjelaskan, ada dua periodisasi tax amnesty. Periode pertama sudah mulai berlaku dan akan berakhir pada 31 Maret 2017.

Untuk periode pertama, tarif tebusan tax amnesty adalah dua persen. “Saya yakin periode pertama ini akan banyak yang memanfaatkan,” tutur mantan anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Pengampunan Pajak itu.

Politikus Golkar itu pun merasa optimistis target tax amnesty sebesar Rp 165 trilun akan tercapai. Misbakhun pun optimistis pada periode awal ini akan ada dana sekitar Rp 1.000 triliun – Rp 2.000 triliun yang masuk ke Indonesia.

Dengan tarif tebusan dua persen saja, maka uang yang masuk ke negara bisa mencapai Rp 10 triliun hingga Rp 20 triliun. “Apalagi kini mulai banyak wajib pajak yang mendatangi konsultan pajak untuk membuat surat pernyataan pengurusan tax amnesty,” katanya.

Selain itu tax amnesty juga sudah mulai menunjukkan tanda-tanda positif bagi ekonomi nasional. “Rupiah menguat dan IHSG (indeks harga saham gabungan) juga terkerek,” sebutnya.

Sedangkan Kakanwil Ditjen Pajak Jatim II, Irawan mengatakan, pihaknya memang mulai menerima permohonan tax amnesty. Dalam catatan Irawan, sudah ada satu wajib pajak yang mulai memanfaatkan tax amnesty.

“Tapi nilainya dan nama wajib pajaknya tidak bisa dibuka. Ini rahasia,” kata mantan pegawai di Ditjen Pajak itu.(jpg/ara/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top