Ini Kandidat Kuat Pilwali Kendari 2017 – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Ini Kandidat Kuat Pilwali Kendari 2017

Adriatma Dwi Putra

Adriatma Dwi Putra

Abdul Razak

Abdul Razak

, M Zayat Kaimoeddin

M Zayat Kaimoeddin

 

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Siapa kandidat kuat untuk menjadi calon Walikota Kendari periode 2017-2022? Ada lima nama yang disebut-sebut paling mungkin maju pada putaran Pilwali Kendari, Februari 2016. Mereka adalah Adriatma Dwi Putra, Muhammad Zayat Kaimoeddin, Abdul Razak, dan Izhak Ismail serta Andi Musakir Mustafa. Melihat komposisi partai dalam mengusung figur cawali nanti, maka ada kemungkinan satu nama tersebut akan tergusur.

Realitas saat ini baru Adriatma Dwi Putra (ADP) yang paling berpeluang aman partai pengusungnya. Itu setelah Partai Amanat Nasional (PAN) mengumumkan bahwa mereka memutuskan mengusung Adriatma Dwi Putra (ADP) sebagai Cawali, dengan didukung PKS, PKB, dan Golkar. Bila dikonversi ke kursi di DPRD Kota Kendari, kekuatan empat Parpol itu sudah mencapai 15 kursi, atau menyisahkan 20 kursi lagi. Dengan begitu, hampir mustahil akan ada tiga kandidat tambahan karena tiap pasangan minimal diusung 7 kursi Parpol.

Walau semua parpol yang diklaim mendukung ADP itu belum mengeluarkan rekomendasi resmi, tapi tidak ada bantahan atas klaim yang disampaikan Ketua PAN Kota Kendari, Ir Asrun tersebut. Ketua Golkar Sultra, Ridwan Bae bahkan mengakui bahwa partainya memang sedang menimbang sosok ADP. “Prediksi saya, hanya akan lahir dua pasangan lain selain ADP di Pilwali,” kata Pakar Komunikasi Politik UHO, Dr Muh Najib Husain, kemarin.

Ia pun menyebut nama Muhammad Zayat Kaimoeddin alias Derik dan Abdul Rasak yang punya potensi lebih besar menjadi pesaing ADP. Sedangkan Ishak Ismail, tetap berpeluang mendapatkan dukungan Parpol, meski harus dilakukan dengan kerja keras. “Sedangkan Musakkir terlihat sulit. Saya juga ragu akan ada calon perseorangan di Pilwali,” analisa Najib saat dihubungi Kamis malam (14/7/2016).

Ishak Ismail

Ishak Ismail

Andi Muzakkir Mustafa

Andi Muzakkir Mustafa

Menurut Najib, memang hingga saat ini belum ada satu parpol yang memberikan dukungan secara resmi. Namun beberapa partai sudah menujukan kecenderungannya. Misalnya Partai Amanat Nasional (PAN), hampir pasti mengusung ADP. Memiliki 6 kursi di parlemen sudah pasti PAN akan menjadi magnet bagi parpol lain untuk ikut. “Indikasinya, PAN akan merangkul banyak parpol untuk berkoalisi. Dengan kekuatan finansial dan instrumen politik yang menjanjikan, kemungkinan parpol lain akan tergiur,” terang Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Pascasarjana UHO.
“Borong” parpol, lanjut Najib, kemungkinan akan dijadikan senjata oleh PAN untuk “menjegal” lawan-lawannya untuk maju di Pilwali. “Ini bisa menjadi salah satu strategi efektif untuk ‘membunuh’ lawan sebelum bertarung. Walaupun sebenarnya cara-cara seperti ini kurang bagus dalam demokrasi,” ungkapnya.

Kendati akan banyak parpol masuk barisan PAN, menurut Najib, beberapa parpol besar kemungkinan ogah bergabung. Gengsi dan pertimbangan politik jangka panjang bisa menjadi alasannya. “Mereka itulah nanti yang akan terbagi dalam mendukung kandidat lain yang dianggap punya kekuatan untuk jadi penantang serius ADP nantinya,” imbuhnya.

Pandangan menarik disampaikan pengamat politik, Dr Eka Suaib yang melihat strategi ADP memborong Parpol adalah hal luar biasa. Dengan cara itu ADP membatasi calon-calon lain untuk menjadi penantangnya. Eka yakin, strategi ADP ini bisa jadi melahirkan politik injuri time. “Nanti semua calon yang belum mendapatkan pintu, akan melihat siapa lawan tangguh ADP. Mereka nanti bersatu,” katanya.

Eka memprediksi hanya akan dua kandidat saja dalam Pilwali tahun ini, salah satunya ADP. Namun siapa calon kuat yang berpotensi untuk menantang ADP nantinya, Eka menyebut nama seperti Zayat Kaimoeddin alias Derik, Ishak Ismail, Andi Musakir Mustafa, dan Abdul Razak berpotensi menjadi lawan tangguh ADP. “Semuanya mempunyai kemampuan, baik elektabilitas dan kekuatan basis massa,” terangnya.

Sementara itu, salah satu kandidat kuat calon Wali Kota Kendari, Ishak Ismail tak terlalu risau dengan kabar soal berkumpulnya empat Parpol di kubu ADP. Figur yang terkenal dengan slogan “Anak Lorong” itu merasa, selama belum ada rekomendasi resmi dari Parpol, itu belum final. “Saya sekarang sedang di Jakarta, menjajaki potensi didukung semua Parpol besar di Kendari. Kalau ada yang klaim sudah punya banyak parpol, sah-sah saja,” kata Ishak yang dihubungi via telepon selulernya dari Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Pengusaha besar Sultra itu mengaku kini hanya fokus pada tiga partai saja yakni Gerindra, PDIP serta Nasdem. Untuk diketahui, tiga partai itu memiliki masing-masing 5, 4 dan 3 kursi di DPRD Kota atau bila disatukan menjadi 12 dan itu sudah lebih dari cukup mengusung satu pasangan calon. “Saya optimis bisa mendapatkan pintu partai, dan jadi salah satu kandidat di Pilwali,” tutupnya.

Kabar Golkar yang sudah diklaim calon tertentu belum bisa diyakini kubu Zayat Kaimoeddin alias Derik. Salah satu tim suksesnya, Rahmat Alam mengaku baru akan percaya bila ada rekomendasi resmi dari DPP masing-masing Parpol itu. Ditanya soal partai mana saja yang akan mengusung jagoannya tersebut, Rahmat hanya memberikan gambaran dan tidak mau berandai-andai serta takabur.

Ia menjelaskan, Derik telah melakukan pendaftaran dan sudah melalui semua tahapan penjaringan pada partai. Diantaranya, Golkar, Demokrat, Hanura, Nasdem, PDIP, termasuk PPP. Untuk itu, seluruh rangkaian tersebut dijalani dan ada prosesnya. “Kita tidak mau takabur selaku simpatisan. Yang jelasnya proses itu diikuti. Partai pun tetap akan mendukung Derik. Kami tetap berupaya, sama halnya dengan calon lain. Persoalan ADP sudah mengklaim pintu pengusungannya, itu hak dia. Tidak bisa disalahkan,” tandasnya. (ery/egi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top