Kadis PU Pastikan Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Tidak Enjel Lagi – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Kadis PU Pastikan Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Tidak Enjel Lagi

Material jembatan Bahteramas yang akan ditancap di Teluk Kendari

Material jembatan Bahteramas yang akan ditancap di Teluk Kendari.foto:kendaripos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Setelah begitu lama tertunda tanpa kejelasan, pemasangan tiang konstruksi sisi laut Jembatan Teluk Kendari bakal terealisasi. Apalagi sejumlah titik yang menjadi area pemasangan tiang pancang telah dinyatakan steril dari sisa ranjau perang dunia II oleh Satuan Tugas (Satgas) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim). Atas dasar itu, konsorsium pemenang tender pun kini bergerak cepat. Terlebih target pengerjaan proyek senilai Rp 729 miliar ini harus dirampungkan dipenghujung tahun 2018.

Untuk memastikan hal itu, tahap persiapan pengerjaan fisik sisi laut pun mulai dilaksanakan. Di sisi lain, alat yang akan dipergunakan menancapkan tiang-tiang pancang di tengah Teluk pun telah dimobilisasi secara bertahap. Rencananya, seluruh peralatan yang akan digunakan pada pemasangan tiang pancang telah tiba di Kendari pada akhir Juli ini. Bila peralatan sudah lengkap, pemasangan tiang pancang sisi laut proyek mercusuar ini akan dimulai.

“Kalau kemarin-kemarin, jadwal pengerjaan fisik jembatan Bahteramas khususnya sisi laut masih enjel. Tapi saat ini, sudah tidak enjel. Jadi apa yang direncanakan pemerintah sudah terbukti. Sebenarnya, pengerjaan proyek ini sudah dimulai. Hanya saja, pengerjaannya sempat tertunda lantaran adanya sisa ranjau yang tertimbun di dasar Teluk. Namun setelah operasi kemarin, 14 titik yang diduga ranjau kini sudah steril,” kata La Ode Saidin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sultra kemarin.

Pasca operasi pembersihan ranjau kata mantan Kabid Bina Marga, tugas pemerintah memfasilitasi pengerjaan proyek ini dinyatakan rampung. Untuk pengerjaan fisik proyek ini, sepenuhnya diserahkan pada konsorsium pemenang tender sebab sudah menjadi tanggungjawabnya. Kendati demikian, pemerintah tetap akan melakukan pengawasan.

“Tanggung jawab, kini ditangan kontraktor. Kalau tidak dikerja, maka tidak akan dibayar. Sebab mereka akan dibayar sesuai porsi yang dikerjakan. Jadi mereka tidak perlu lagi menunggu komando dari pemerintah. Namun dengan track record yang dimiliki PT PP dan PT Nindya Karya, pemerintah yakin pengerjaan konstruksi jembatannya akan rampung sesuai yang ditargetkan. Apalagi sudah banyak proyek nasional yang dikerjakan BUMN ini. Tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional,” kata Saidin optimis.

Saat ini lanjut mantan Kabid Cipta Karya, rencana pemasangan tiang pancang terus dipersiapkan. Terlebih sisi laut menjadi awal dimulainya pengerjaan fisik. Kaki-kaki tiang pancang inilah yang akan dihubungkan ke dua sisi daratan. Makanya, porsi pengerjaan fisik difokuskan pada rencana pemasangan tiang pancang. Untuk itulah, pendistribusian alat yang akan digunakan terus dilakukan. Berdasarkan hasil konfirmasi, pada akhir bulan ini seluruh peralatan sudah siap.

Khusus jadwal pelaksanaan ground breaking, pemerintah berupaya bisa dihadiri langsung Presiden, Jokowi atau Wapres Jusuf Kalla (JK). Bersama pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera), pemda terus melakukan komunikasi dengan protokoler kepresidenan maupun wapres. Apalagi sudah menjadi tradisi, setiap proyek mercusuar akan dihadiri dua orang berpengaruh di Indonesia minimal anggota kabinet kerjanya. Meskipun jadwalnya belum dipastikan, namun pelaksanaannya tidak akan menunda pemasangan tiang pancang jembatan.
“Kalau peletakan batu pertama kan hanya acara seremonial semata. Jadi pelaksanaannya, bisa kapan saja. Tapi untuk jadwal pemasangan tiang pancang, tetap akan dilakukan. Intinya, pengerjaan fisik ini bisa dimulai. Tapi bagaimanapun, besar harapan pemerintah Presiden atau Wapres yang hadir pada pelaksanaan ground breaking jembatan,” pungkasnya. (Amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top