Akihito Bikin Kejutan, Bakal jadi Sejarah Besar Kekaisaran Jepang – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Internasional

Akihito Bikin Kejutan, Bakal jadi Sejarah Besar Kekaisaran Jepang

(FILES) This file photo taken on January 2, 2015 shows Japan's Emperor Akihito (R) waving to well-wishers while Crown Prince Naruhito (L) looks on, during their new year greetings in Tokyo. Akihito has no plans to step down, the imperial household has insisted, denying reports on July 13, 2016 the 82-year-old wants to abdicate, in what would be an extraordinary move for a more-than 2,600-year-old royal line.  / AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA

(FILES) This file photo taken on January 2, 2015 shows Japan’s Emperor Akihito (R) waving to well-wishers while Crown Prince Naruhito (L) looks on, during their new year greetings in Tokyo.
Akihito has no plans to step down, the imperial household has insisted, denying reports on July 13, 2016 the 82-year-old wants to abdicate, in what would be an extraordinary move for a more-than 2,600-year-old royal line. / AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA

kendaripos.fajar.co.id,TOKYO — Lembaran baru kekaisaran Jepang bakal dibuka. Untuk kali pertama dalam dua abad terakhir, seorang kaisar di Jepang akan turun takhta.

Selama ini takhta akan berpindah kepada putra mahkota jika kaisar meninggal dunia. Namun langkah mengejutkan itu dilakukan Akihito. Pria yang menjadi kaisar sejak 1989 tersebut menyatakan akan turun takhta dalam waktu dekat.

Begitulah yang dilansir beberapa media Jepang kemarin. Namun, belum diketahui tanggal pasti peristiwa bersejarah itu. Posisi Akihito akan digantikan sang putra mahkota, Pangeran Naruhito. Salah satu media Jepang, NHK, melaporkan bahwa pria 82 tahun tersebut telah menyatakan niat untuk mundur kepada Badan Rumah Tangga Istana sejak beberapa bulan terakhir.

Akihito tidak menyatakan dengan pasti alasannya turun takhta. Namun, masalah kesehatan diperkirakan menjadi faktor utama. Beberapa tahun belakangan ini, kesehatannya terganggu. Akihito juga sempat menjalani operasi jantung dan kanker prostat. Dia mulai mengurangi tugas-tugas kenegaraan dan meminta Naruhito menggantikan untuk menjalankan kewajiban tersebut.

Akihito yang masih memiliki darah Korea terkenal sebagai kaisar yang lembut. Sebagian besar masa jabatan Akihito dihabiskan untuk menyelesaikan masalah akibat Perang Dunia Kedua (PD II). Hal itu berbeda dengan ayahnya, Kaisar Hirohito, yang kontroversial.

”Dia sangat peduli pada isu-isu perang dan rekonsiliasi dengan negara-negara Asia. Naruhito tampaknya juga akan mengikuti langkahnya,’’ ujar profesor ilmu politik di Sophia University, Tokyo, Koichi Nakano.

Akihito juga rutin melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk mempererat hubungan Jepang dengan negara-negara lain. Pada 1992, Akihito menjadi kaisar pertama yang berkunjung ke Tiongkok meski hubungan kedua negara tidak begitu baik. Nakano juga menegaskan bahwa Akihito merupakan simbol persatuan nasional. (jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top