Agustus 2016, Atlet Dayung Bertolak ke PON Jabar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Olahraga

Agustus 2016, Atlet Dayung Bertolak ke PON Jabar

Ketua PODSI Sultra, Abdurrahman Saleh (kanan) bersama Ketua KONI Sultra, Drs H Lukman Abunawas (kiri), saat memimpin rapat persiapan PON di ruang rapat kantor gubernur Sultra.

Ketua PODSI Sultra, Abdurrahman Saleh (kanan) bersama Ketua KONI Sultra, Drs H Lukman Abunawas (kiri), saat memimpin rapat persiapan PON di ruang rapat kantor gubernur Sultra.

kendaripos.fajar.co.id.KENDARI—Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sultra, akan memberangkatkan para pedayung lebih awal sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Bandung Jawa Barat, September mendatang. Rencananya cabor unggulan tersebut bertolak ke Bandung awal Agustus 2016.

Ketua PODSI Sultra, H. Abdurrahman Shaleh menjelaskan, itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan agar memperoleh hasil maksimal setelah mendapat target lima medali emas. Apalagi, semua atlet perlu menyesuaikan arena sebelum tampil pada laga resmi. “Ini merupakan strategi PODSI menyiapkan atlet agar bisa tampil sempurna di PON,” ujarnya, usai mengikuti rapat evaluasi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON di ruang rapat Sekda Sultra, Rabu (13/7/2016).

Bukan hanya itu, lanjut Ketua DPRD Sultra tersebut. Untuk jumlah kontingen dayung dari total 44 orang yang disetujui KONI kini menjadi 58 atlet. Sebab terdapat 14 atlet perahu naga putri yang akan diberangkatkan ke Jawa Barat mendapat biaya pribadi dari PODSI. Mereka yang akan bertolak, kata Abdurrahman, merupakan atlet terbaik hasil seleksi dan tidak memiliki masalah secara administrasi.

“Perlu saya sampaikan ada penambahan atlet putri. Dan semua pembiayaan akan ditanggung oleh POBSI. Namun semua terkait administrasi membutuhkan kerjasama dengan KONI. Lalu soal seleksi atlet itu kita utamakan. Kalau perlu kita uji lansung diarena siapa yang tercepat,” katanya.

“Sekarang kita akan matangkan semuanya. Khususnya mengejar deadline penetapan atlet dari PB PON yang akan jatuh pada 17 Juli 2016. Untuk semua pelatih dan atlet dayung harus bersatu. Semua harus kompak saling mendukung satu sama lain. Tidak boleh ada fitnah, saling mencurigai karena tujuan utama di PON adalah ingin mengejar prestasi,” tambah mantan anggota DPRD Kota Kendari tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sultra, Lukman Abunawas memberikan apresiasi atas usaha PODSI yang menambah kuota atlet. Ia memerintahkan kepada satuan tugas (satgas) untuk mengawal semua persiapan termasuk kostum yang akan digunakan harus ada penambahan 14 atlet dayung. “Tolong semua disiapkan. Jangan sampai nanti dilapangan ada kostum atlet yang berbeda. Ini tentu membuat daerah kita malu,” terangnya.

Lukman juga menghimbau kepada seluruh pelatih dan atlet dayung agar bersatu, demi mendapatkan medali terbaik di PON Jawa Barat. Ia tidak ingin ada persoalan saling mencurigai seperti yang saat ini terjadi. “Saya tidak mau persoalan di dayung berlanjut. Jangan satu yang rusak lalu akan menggangu sistem yang ada. Mari kita bersatu. Semua akan diseleksi untuk atlet. Lalu pelatih harus banyak, termasuk yang di Pelatnas harus dilibatkan,” tandasnya. (helson)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top