Alamak ada Narkoba Dalam Makanan, Penjagaan Rutan Kolaka Diperketat – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Alamak ada Narkoba Dalam Makanan, Penjagaan Rutan Kolaka Diperketat

kendaripos.fajar.co.id, KOLAKA- Kasus penyelundupan narkoba masuk Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) masih marak terjadi. Usaha menyusupkan barang haram tersebut masuk ke Rutan Klas II B Kolaka berhasil terbongkar. Pil narkoba (somadril) dan sabu ditemukan oleh petugas Rutan Kolaka saat melakukan pemeriksaan, pekan lalu.

images (2) Narkoba jenis sabu dan beberapa butir pil yang diorder salah seorang penghuni Rutan Klas II B Kolaka ditemukan dalam makanan. Satu paket sabu ditemukan dalam daging ayam goreng dan somadril ditemukan dalam nasi. Bahkan, Kepala Rutan Klas II B Kolaka Herry Muhammad Ramdan mensinyalir adanya keterlibatan orang internalnya atas praktik penyelundupan narkoba tersebut, namun masih dalam proses penyelidikan.

Kepala Rutan Klas II B Kolaka Herry Muhammad Ramdan mengungkapkan, terbongkarnya upaya penyelundupan narkoba ke Rutan bermula ketika seseorang menitip makanan yang ditujukan kepada salah satu penghuni Rutan yang berinisial KH. Dengan adanya penemuan barang haram itu, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Kolaka untuk mencari tahu siapa pemasoknya. Sebab pihaknya tidak melihat persis wajah pria yang mengantarkan makanan itu. “Suasananya sedang ramai karena banyak yang silaturahmi usai lebaran. Orang yang mengantar juga tidak masuk, hanya menitip di penjagaan,” jelasnya.

Herry mengatakan, setelah adanya percobaan penyelundupan narkoba ke Rutan Kolaka, keesokan harinya, (Sabtu, 9/7) pihaknya langsung melakukan tes urine terhadap tujuh orang warga binaannya yang diduga terlibat dalam penyelundupan sabu ke Rutan. Hasilnya, tiga dari tujuh orang warga Rutan yang dites urinenya dinyatakan positif menggunakan narkoba. Anehnya, ketiga orang yang dinyatakan positif menggunakan narkoba, tidak terdapat nama KH yang diduga pemasok sabu itu ke Rutan. “Ketiga orang yang dinyatakan positif itu adalah JH, AK dan YS. Ketiganya ditahan karena terlibat kasus narkoba. Sedangkan makanan yang dibawa itu ditujukan kepada KH,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Herry, di Rutan Kolaka transaksi sabu masih sering terjadi. Ia mensinyalir bahwa ada oknum di internalnya yang terlibat dalam bisnis haram itu. Sebab, ketika Satgas Rutan hendak menggerebek kamar penghuni Rutan, rencana tersebut selalu bocor. “Menurut informasi dari warga yang pernah menjadi binaan kami, di Rutan Kolaka masih ada penyelundupan sabu. Hanya saja kami sulit membuktikannya. Kalau kami juga menggerebek kami tidak menemukannya. Mungkin rencana penggerebekan itu dibocorkan oleh pihak dalam,” katanya.

Jika ia mendapati dan dapat membuktikan ada pihaknya terlibat dalam kasus narkoba maka sesuai peraturan bahwa yang bersangkutan akan dikenakan sanksi. Adapun sanksi yang diberikan sesuai dengan pelanggarannya. “Kalau dia hanya positif menggunakan menggunakan narkoba maka ia dapat dikenakan penurunan pangkat. Tetapi jika terbukti ia menyelundupkan narkoba ke Rutan, maka kami akan pecat,” tandasnya. (fad/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top