Husni Kamil Manik Diduga Diracun, Pengamat Intelijen: Segera Investigasi! – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Husni Kamil Manik Diduga Diracun, Pengamat Intelijen: Segera Investigasi!

Ketua KPU Husni Kamil Manik. FOTO:Dok JPNN

Ketua KPU Husni Kamil Manik. FOTO:Dok JPNN

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIIsu soal meninggalnya Ketua KPU Husni Kamil Manik karena diracun masih jadi pertanyaan publik.

Hal itu menyusul beredarnya postingan wajah jenazah Husni Malik yang terdapat bercak merah di jejaring sosial media.

Pengamat Intelijen, Susaningtyas Kertopati mengatakan, kebenaran soal penyebab wafatnya Husni Kamil Manik hanya bisa digali lewat investigasi.

Menurut dia, hal tersebut dapat diserahkan ke pihak berwajib.

“Serahkan saja ke polisi. Bila memang itu terindikasi diracun, dengan uji forensik akan ketahuan,” kata Nuning saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (10/7/2016).

Menurut Susan, info yang disampaikan melalui postingan Facebook milik Ketua Umum Mubaligh se-Indonesia, Ali Mochtar Ngabalin, itu harus diklarifikasi kebenarannya.

“Menurut saya info itu harus diinvestigasi, dan dicari kronologis kejadian yg hadirkan saksi atau pemberi info tersebut,” ujar Nuning.

Diketahui, jenazah Ketua KPU Husni Kamil Manik disarankan diotopsi oleh tim dokter ahli forensik yang independen.

Saran itu disampaikan Ali Mochtar Ngabalin dalam tulisannya yang diposting.

Sebab, Ngabalin yang juga politikus Golkar itu mencurigai Husni Kamil meninggal dunia bukan karena sakit, melainkan diracun.

Kecurigaan itu muncul setelah menyaksikan wajah Almarhum Husni saat melayat ke rumah duka, Kamis, 7 Juli 2016.(put/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top