350 Prajurit Yonif 725 Kembali dari Atambua – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

350 Prajurit Yonif 725 Kembali dari Atambua

Danrem 143 Haluoleo bersama prajurit Batalyon 725 Woroagi, sesaat setelah tiba di pelabuhan AL Kendari, Jumat (1/7/2016)

Danrem 143 Haluoleo bersama prajurit Batalyon 725 Woroagi, sesaat setelah tiba di pelabuhan AL Kendari, Jumat (1/7/2016)

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Setelah 10 bulan lebih bertugas ke tanah orang, tepatnya sejak September 2015, 350 orang prajurit TNI dari Batalyon Infantri (Yonif) 725 Woroagi, Kendari akhirnya pulang kembali ke Sulawesi Tenggara.  Jumat (1/7/2016) siang, mereka tiba di Pelabuhan Nusantara dan disambut haru. Para satria NKRI itu kembali dari medan tugas di perbatasan RI dan Republik Demokrasi Timur Leste (RDTL), tepatnya di Atambua, Nusa Tenggara Timur.

Upacara penyambutan dipimpin oleh Gubernur Sultra H Nur Alam. Dalam upacara tersebut dihadiri oleh kerabat, anak dan istri prajurit TNI itu. Gubernur sangat berterima kasih kepada seluruh personil yang telah bertugas dengan baik, dan membawa nama Sultra dalam melaksanakan tugas negara. Nur Alam juga memberikan bantuan uang tunai sebanyak Rp 500 Juta kepada Batalyon 725/Wrg, untuk digunakan dalam melakukan renovasi terhadap barak para personil yang ditinggalkan selama 10 Bulan.

Komandan Korem (Danrem) 143 Halu Oleo Kolonel Inf Immanuel Ginting, yang juga menyambut personil Batalyon Lebah, mengatakan kebanggaanya kepada seluruh personil yang bertugas, karena selama dalam penugasan seluruh personil tidak pernah melakukan pelanggaran dari awal bertugas hingga akhir tugas mereka. Apalagi saat tes kesehatan yang dilakukan kemarin, seluruh personil dinyatakan sehat. “Saya bersyukur, 350 personil yang berangkatkan kembali dengan jumlah yang sama,” tuturnya.

Komandan Batalyon (Danyon) Infantry 275/Wrg Mayor Inf. Nurman Syahreda, yang juga ditemui menjelaskan dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Belu RDTL, berjalan dengan baik dan aman. Kemanan di daerah tersebut tidak sama yang dibayangkan sebelumnya. Seluruh masyarakatnya baik dan sangat bersahabat dengan TNI. “Mereka welcome dengan kami, apa lagi kegiatan sosial yang kami lakukan mereka sangat terima dengan baik,” tuturnya.

Danyon juga mengatakan selama penugasan, pemerintah setempat sangat bekerja sama dengan baik kepada seluruh Personil, dan beberapa kali personil Batalyon 725/Wrg bersama kepolisian setempat melakukan operasi gabungan yang hasilnya berhasil mengamankan 9 ton BBM yang akan diselundupkan dari RI ke RDTL selama penugasan. Dan juga berhasil mengamankan 9 unit motor yang akan disundupkan lagi melalui RI ke RDTL.(kendaripos)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top