WARNING! Gubernur akan Pimpin Sidak Pasca Libur Lebaran – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

WARNING! Gubernur akan Pimpin Sidak Pasca Libur Lebaran

Gubernur Nur Alam

Gubernur Nur Alam

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Untuk memastikan warning Gubernur Sultra, H Nur Alam benar-benar efektif, pemerintah akan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) pada hari pertama masuk kerja. Rencananya, Sidak gabungan ini akan dipimpin langsung Gubernur Sultra, H. Nur Alam. Sejumlah kantor pemerintah akan dikunjungi satu persatu. Tidak hanya untuk mengecek kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun juga memastikan aktivitas perkantoran berjalan normal pasca luburan panjang, 11 Juli mendatang.

“Menindaklanjuti instruksi gubernur, hari pertama masuk kerja tim gabungan akan mengecek kehadiran pegawai. Gubernur turut melakukan Sidak. Pasalnya, beliau ingin melihat langsung kondisi yang sebenarnya,” ungkap Sekretaris Badan Satpol PP dan Linmas Sultra, Arrijalu Raudatul Jannah, Kamis (30/6). Selain gubernur kata mantan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra itu, Wakil Gubernur, H.M. Saleh Lasata dan Sekretaris Provinsi, H. Lukman Abunawas juga akan turun melakukan Sidak bersama tim gabungan.

Tim yang akan ikut melakukan Sidak dihari pertama ini cukup lengkap. Mulai dari Petugas Tindak Internal (PTI) Satpol PP, Biro Organisasi, BKD, Sekretariat Korpri dan lembaga terkait lainnya. “Ini juga menjadi peringatan. Bila ada pegawai yang mencoba menambah-nambah waktu libur, harus berpikir ulang. Sebab bila ketahuan akan disanksi. Sidak ini juga memastikan, tidak ada pegawai yang menandatangani absensi rekannya. Apalagi trik seperti ini kerap ditemukan. Makanya, daftar absensi banyak yang dicoret. Jadi pegawai tidak hadir atau ketahuan menandatangani absensi rekannya, sama-sama akan dijatuhi sanksi,” warning mantan Plh Kepala Satpol PP Sultra ini.

Selain sanksi disiplin, pegawai yang tak hadir akan mendapat pemotongan Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP). “Apalagi saat ini pemerintah pusat akan melaksanakan kebijakan rasionalisasi pegawai. Makanya, pegawai harus meningkatkan kompetensi dan kinerjanya,” tandas mantan Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian BKD Konawe ini.

Sementara itu, Sekretaris Kota Kendari, Dr Alamsyah Lotunani meminta kepada seluruh PNS untuk memastikan keamanan kantor masing-masing sebelum meninggalkannya. “Utamanya soal kelistrikan, periksa dulu,” imbau mantan asisten III ini. Ketua KONI Kendari ini juga menambahkan ruangan dalam kantor beserta isinya harus ditinggalkan dalam keadaan rapi dan terkunci. “Dokumen penting inventaris kantor jangan sampai kecurian, karena pasti tidak ada penjaga, harus aman betul,” tambahnya.

Hal lain yang diamanatkan Sekot yakni soal jadwal masuk kantor para pegawai 11 Juli nanti. Diingatkan para pegawai tidak menambah libur sesuai waktu kalender yang ditetapkan pemerintah pusat. “Liburnya kan cukup panjang, jadi sudah keterlaluan sekali kalau masih ada yang mau tambah. Pokoknya hari senin sudah kerja, kita akan Sidak. Kalau macam-macam pasti ada sanksi disiplinnya,” tegasnya. (ely/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top