Horee, Sambut Idhul Fitri PNS Libur 9 Hari – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Horee, Sambut Idhul Fitri PNS Libur 9 Hari

kendaripos.fajar.co.id, KENDARI– Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ingin berlibur bersama keluarga atau mudik tanpa perlu mengajukan cuti. Pada perayaan Idul Fitri 1437 Hijriah tahun ini, masa liburan yang ditetapkan pemerintah cukup panjang. Berdasarkan surat edaran gubernur nomor 850/4887 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2016, para Aparatur Sipil Negara (ASN) akan terbebas dari tugas kantornya selama 9 hari. Masa liburan PNS akan dimulai pada Sabtu, 2 Juli hingga Minggu (10/7) mendatang.

cuti

“Sesuai dengan ketentuan, libur PNS akan dimulai pada H-6 lebaran hingga H+2. Artinya, tanggal 1 Juni merupakan hari terakhir berkantor sebelum libur nasional dan cuti bersama. Sementara hari Senin tanggal 11 Juli, aktivitas perkantoran sudah mulai normal kembali,” beber H Lukman Abunawas, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra.

Penetapan hari libur dan cuti bersama kata Jenderal PNS ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). DItetapkan, tanggal 4, 5 dan 6 Juli merupakan jadwal cuti bersama. Karena Pemprov menerapkan 5 hari kerja, maka masa libur sudah diberlakukan mulai tanggal 2 Juli begitupun tanggal 9 Juli.

“Pada prinsipnya, pemerintah provinsi hanya menindaklanjuti keputusan pusat. Atas dasar itu, gubernur menerbitkan surat. Putusan ini masih akan kami susun lagi. Dalam waktu dekat akan kami rapatkan. Setelah itu, hasilnya akan kami edarkan di masing-masing SKPD,” jelas mantan Kepala Badan Kesbangpol Sultra ini.

Hanya saja, pemberlakuan libur dan cuti bersama tidak termasuk PNS yang bekerja instansi pelayanan publik seperti Rumah Sakit (RS) maupun fasilitas kesehatan lainnya. Liburan ini hanya diperuntukan bagi pegawai umum atau yang bertugas di kantor SKPD lingkup Pemprov Sultra. Justru tenaga medis ini harus tetap siaga memberikan pelayanan. Apalagi tenaga mereka masih sangat dibutuhkan merawat pasien yang dirawat di RS. Meskipun tidak diliburkan, para tenaga medis tetap bisa merayakan lebaran. Biasanya, pihak manajemen sudah mengatur ulang jadwal pergantian tugas.

“Kami tidak ingin mendengar ada informasi pasien di RS terlantar hanya lantaran tidak ada perawat atau dokter. Beberapa tahun lalu, kami pernah mendengar laporan. Makanya, gubernur telah menginstruksikan manajemen Rumah Sakit terutama miliki pemerintah untuk tetap memberi pelayanan selama lebaran. Kami harapkan, kasus pasien terlantar tidak perlu terulang kembali,” tandas mantan Bupati Konawe dua periode ini mengingatkan. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top