Gubernur Berharap Pilkada Muna tak Berlarut – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Gubernur Berharap Pilkada Muna tak Berlarut

IMG_0053

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Gubernur Sultra, Nur Alam amat berharap agar proses demokrasi di Muna sudah berakhir dengan digelarnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Jilid II, dua hari lalu, agar daerah itu segera punya pemimpin yang definitif dan terlegitimasi. Makanya, ia meminta agar dua kandidat yang bersaing bisa menerima dengan jiwa besar, apapun hasil Pilkada yang sudah digelar.

“Inilah realitas politik. Saya kira kita semua harus terima. Makanya, saya minta kandidat yang bertarung bisa legawa dan menerima hasilnya,” kata Nur Alam, usai menggelar acara buka puasa bersama di Rujab Gubernur Sultra, tadi malam. Ia menekankan agar semua pihak bersabar menunggu hasil keputusan KPU, sesuai mekanisme dan tahapan yang sudah ditetapkan.

Kendati demikian, ia mengaku tak berhak mencampuri bila memang masih ada pihak yang tidak puas dengan hasil itu, kemudian menemukan celah hukum dan memperkarakan hasil PSU jilid II ini. Itu semua ia serahkan ke masing-masing kandidat yang bertarung. “Tapi saya berharap sekali bahwa ini sudah berakhir. Demokrasi itu juga gagal kalau hanya mengulang-ulang Pilkada,” kata mantan Ketua PAN Sultra ini.

Katanya, bila Pilkada Muna sudah menemukan pemenangnya, maka itu akan sangat bagus karena pemerintah sudah bisa berkosentrasi melakukan pembangunan, dan menata daerah itu yang sudah lama hanya fokus mengurus Pilkada. “Tapi ini harapan ya, sekali lagi, bila ada kandidat yang ingin memanfaatkan hak hukumnya (untuk menggugat), tentu saya tidak bisa menghalangi karena itu bukan ranah kami,” tukasnya.

Ia pun mendesak pemerintah pusat untuk mengambil langkah-langkah lebih bijak dalam melihat persoalan di Muna yang sudah terlalu lama hanya sibuk mengurus Pilkada. Masalahnnya, bila hanya Pilkada yang diurus maka konsekuensinya sangat banyak mulai dari anggaran hingga penyelenggaraan pemerintah yang tidak efektif. “Intinya saya ingin masalah di Muna berakhir, jangan berlarut-larut,” pungkasnya. (kendaripos)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top